Setelah nyoba berkali-kali-kali-kali-kali dan selalu gagal, akhirnya berhasil juga install layout baru untuk blog Romantic Renaissance ini. Pengetahuan HTML coding gue terbatas banget, jadi sekalipun udah biasa bikin website, but untuk urusan PHP dan script masih keterlaluan bloonnya. So ngga tau dah brapa belas kali gue tes themes and layouts yang slalu mentok sama errors di sana-sini. Waktu ngotak-ngatik Hari Sabtu kemarin rencananya tuh adalah final try, kalo ga tembus juga, then udah pasrah lupain sama sekali.
Eh ternyata it worked out perfectly, rasanya nyemprot puas.. Loving it so much
Then gue cek barusan, ternyata tampilan di Maxthon (my fave browser) masih kurang sempurna dibandingin tampilan di Firefox dan Safari. Pengguna Maxthon atau browser berbasis engine IE lainnya ngga akan bisa liat SEARCH BOX tepat di atas enam buah banners sebelah kanan ini. Not big a deal sih, cuman dari segi seorang perfeksionis, ini adalah kegagalan yang besar! lol
Anways, thanks untuk Yuki ‘The PHP Master’ Starr yang udah bantu beresin CSS thing yang gue dah mabok ngerjainnya.
So, okay enough with this soooo lame nerd talk, ahahaha! Just today gue dapet forward’an message yang, surprisingly, good content. Biasanya sih kalo email begituan isinya sampah cheesy, makanya this time gue kaget karena selain bagus, juga nyambung dengan salah satu basic paradigm yang selalu kita ajarin dalam workshop/seminar.
Have you guys ever wondered why we @ Hitman System never write anything on the subject of Love? Heck, we even RARELY use the word.
Ada banyak sekali alasan. Salah satunya adalah karena dalam proses pra-hubungan dan inisiasi hubungan romansa, cinta sama sekali tidak memegang peranan apapun. Apapun perasaan yang timbul dalam tubuh elo itu ditimbulkan oleh gejolak biologis (hormon) dan psikologis (impian, ekspektasi). Bahkan bila elo sudah menjalani hubungan di bulan kedua dan ketiga pun, rasa kelekatan (attachment) yang kalian rasain itu masih berbentuk candu bio-psikis seperti di atas.
Harapan dan kehausan akan cinta seringkali menjadi faktor penghambat, batu sandungan ketika elo mendekati lawan jenis yang disukai. Ada banyak sekali things about Love you need to UNLEARN, but I won’t explain more here cos itu cuman dibagiin eksklusif dalam live trainings. But I’ll share you guys this interesting analogy I got from email this morning.
Apakah telapak tanganmu berkeringat, hatimu berdebar kencang dan suaramu tercekat di dadamu? Itu bukan Cinta, itu NGAREP.
Apakah kamu merasa terdorong untuk tidak melepaskan pandangan atau mata darinya setiap saat? Itu bukan Cinta, itu NAFSU.
Apakah kamu menginginkannya karena kamu tahu ia ada di sana dan bersama-samanya pasti terasa menyenangkan? Itu bukan Cinta, itu KESEPIAN.
Apakah kamu mencintainya karena itu yang diajarkan semua orang yang kamu kenal? Itu bukan Cinta, itu LOYALITAS.
Apakah kamu tetap tinggal untuk pengakuan cintanya karena kamu tidak ingin melukai hatinya? Itu bukan Cinta, itu BELAS KASIHAN.
Apakah kamu ada disana karena dia mencium atau memegang tanganmu? Itu bukan Cinta, itu KURANG PEDE.
Apakah kamu menjadi miliknya karena pandangan matanya membuat hatimu melompat? Itu bukan Cinta, itu TERGILA-GILA.
Apakah kamu memaafkan kesalahannya karena kamu memperdulikannya? Itu bukan Cinta, itu PERSAHABATAN.
Apakah kamu mengatakan padanya bahwa setiap hari hanya dia yang kamu pikirkan? Itu bukan Cinta, itu DUSTA.
Apakah kamu rela memberikan seluruh hal yang kamu senangi untuk kepentingan dirinya? Itu bukan Cinta, itu KEMURAHAN HATI.
   Jadi cinta itu apa?
   I’ll leave that for you guys to unlearn about. ![]()
Popularity: 16% [?]
























