Manusia sejak zaman dahulu selalu berpapasan dengan hal-hal baru yang bahkan terlihat tidak masuk akal. Pada abad pertengahan misalnya, Galileo Galilei pertama kali memperkenalkan kepada kita, secara ilmiah, bahwa bumi itu bulat. Lalu apa yang terjadi dengannya? Beliau dibakar hidup-hidup karena disangka menyesatkan manusia dan penghinaan kepada Tuhan (blasphemy), karena yang mereka percayai selama beberapa abad adalah bahwa bumi itu datar.
Lalu apa urusannya dengan Hitman System?
Kalau kamu baca sampai habis, kamu bakal tahu hubungannya dengan HS.
Di bawah ini adalah sikap-sikap dalam menghadapi “sesuatu di luar realitanya” :
Yang pertama adalah tidak menyadari hal tersebut.
Contohnya adalah rang-orang tidak tahu kalau life is a game. Kalau kehidupan romansa juga adalah sebuah game. Orang-orang yang hidup tanpa tahu bahwa hidup adalah sebuah game, tidak akan merasa ada yang salah dengan hidupnya, meskipun kehidupan romansanya sudah kering kerontang bagaikan Gurun Sahara. Orang-orang yang sama sekali tidak tahu eksistensi Hitman System.
Yang kedua adalah menyadari bahwa ada “sesuatu”, tapi menolak untuk mengakuinya, malahan mencemooh “sesuatu” tersebut supaya dia merasa (setidaknya) telah melakukan sesuatu.
Contoh konkrit adalah para pengunjung Hitman System yang mengetahui kesesuaian paradigma dan pola pikir romansa (dengan realita yang ada) yang diajarkan oleh JKLC, tapi malah mencaci-maki mereka dan berkata bahwa “itu semua cuma bullshit! I don’t need these kind of things to be success with women”
Yang ketiga adalah menyadari bahwa ada “sesuatu”, dan berusaha do something about it dengan kekuatan sendiri.
Orang-orang yang mengambil sikap ini akan berusaha mengungkap sesuatu yang baru tersebut dengan caranya sendiri, memilah-milah apa yang bisa dia lakukan dan tidak bisa lakukan. Yang seharusnya dilakukan, tidak dia lakukan karena dia tidak bisa atau tidak ingin melakukan itu (tidak mau keluar dari zona nyaman). Hasilnya adalah tidak optimal atau bahkan salah sasaran.
Contoh konkritnya adalah orang-orang yang mengetahui Hitman System, mengakui kesesuaian yang diajarkan HS dengan realita yang ada, ingin merubah hidupnya, tapi tidak pernah berani untuk mengirimkan aplikasi workshop/seminar karena ragu atau apapun alasannya. Padahal mereka tahu hidup mereka akan berubah setelah mengikuti workshop.
Yang keempat adalah menyadari bahwa ada “sesuatu”, mengakui itu dan do something about itu, whatever it takes.
Contoh konkritnya adalah para alumni tidak ragu mengirimkan aplikasi workshop kemudian sekarang tidak pernah kesulitan membuka hubungan dengan wanita manapun dan kapanpun.
“Apa gunanya kalau kebenaran berdiri di hadapan saya, dingin dan telanjang, tidak perduli apakah saya mengenalinya atau tidak, dan malah membuat saya takut dan bukannya percaya?”
-Søren Kierkegaard
Pertanyaannya adalah, “sikap manakah yang Anda miliki?”
Lagi belajar nulis,
Yuki
Popularity: 10% [?]
























