Testimonials
Semua kesaksian yang akan kamu baca berikut ini,
berasal dari para alumnus workshop / seminar dan peserta milis yang melaporkan
cerita suksesnya, ditampilkan sesuai dengan email yang diterima dalam inbox Hitman System. Kami melakukan sedikit proses editing ejaan dan penulisan agar
lebih mudah dibaca, dan sebagian juga dipotong karena kepanjangan (ada yang
mengirim sampai dua halaman MsWord!). Selamat membayangkan
petualangan mereka, dan segera mendaftar untuk tidak ketinggalan program berikutnya.
Kami memohon maaf tidak bisa memajang seluruh testimoni yang masuk karena halaman ini akan jadi keterlaluan panjangnya.
|
"Keadaan gue sebelum ikutan program ini parah abis. Gue tergolong orang yang pemalu, tak tahu bila harus memulai suatu percakapan dengan siapa pun, terutama dengan cewek cakep, keringetan, gemeteran, jaim, salah tingkah merupakan reaksi yang gue biasa alami kalo ngadepin cewek cakep. Gue juga tergolong orang yang sangat minder, gak percaya diri, bahkan sampai tahap ketika orang lain bertanya gue bingung harus jawab apa, meskipun pertanyaan yang dilontarkan seputar hal biasa seperti "Kerja atau kulliah? Tinggal di mana?"
Sepintas bagi orang lain pertanyaan seperti itu adalah pertanyaan wajar namun bagi saya itu pertanyaan yang sangat menggangu diri saya. Mengapa? Karena saya tergolong orang yang takut dengan orang asing sehingga saya tidak suka bergaul dengan mereka. Itulah sebabnya my friends bisa dihitung pake jari dari saya SD sampai Kuliah. Kegiatan saya sehari-hari saya isi dengan bermain game, reading books and other sucks things. Gue juga orang yang gak teratur, gak bertanggung jawab, dan segala sikap anak kecil lainnya seperti suka mencari perhatian dari lingkungan di sekitarnya, lonely, feeling sucks, moody and etc.
Gue juga tergolong orang yang tidak bisa menerima diri apa adanya atau dengan kata lain gue gak puas dengan diri gue yang sekarang samapai ketingkat membenci diri gue. Jet, Kei, dan Lex ngajarin bahwa gue harus belajar menghargai diri gue sendiri karena semua orang punya kelebihan dan kelemahan dan gue salah telah terlalu focus pada kelemahan gue.
Cewek juga bukanlah sesuatu yang pantas dikejar karena mereka need ME, beda banget ama gue yang dulu. Thanks a lot bro Kei, Lex, Jet, dan Cygnus, gue ngerasa hidup sekali lagi atau reborn. Kepribadianlah yang harus menjadi focus, bukan yang lain seperti bagaimana supaya cewek tertarik kepada gue.
Gue berhak dan mampu mendapatkan cewek manapun yang gue mau, karena gue memiliki kepribadian yang menarik bukan karena bermodalkan tampang yang keren, uang yang banyak, fasilitas yang lengkap. Thanks guys, gue bener utang budi sama kalian.
After I finish HSMS, gue yang sekarang PD abis. Gue bisa masuk ke kelompok mana aja yang gue mau, padahal dulu merupakan satu hal yang mustahil). Gue bisa ngomong dengan cewek cakep (I still can’t believe) tanpa perasaan ngarep atau negatif lainnya. CD All About Ngarep gue banget tuh, bro. After HSMS gue jadi punya kehidupan menarik. Belakangan ini lingkungan pergaulan lebih luas, gue gabung dengan klub basket gitu. Gue juga pergi to amazing place that I never go before, banyak banget tempat yang cool abis di Jakarta.
And kabar yang paling baik, cewek-cewek di lingkungan gue jadi suka dan nyaman bersentuhan dengan gue. How lovely this feeling! Gue juga bingung kenapa mereka gitu. But itu semua membuktikan teori yang kalian ajarkan bukan bullshit tapi bener-bener kenyataan kejadian ama gue. Dan weekend ini gw akan ngehit cewek di mall and another cool place yang dah gue schedule. Gue suka banget hidup gue yang sekarang. My whole life totally change after HSMS, gue jadi lebih bertanggung jawab, teratur, penampilan of course, pokoknya manner gue jadi lebih baik.
Materi yang kalian ajarkan di seminar influence everthing in my life. Thanks a lot guys, hope God always bless all of you.""
- Blitz Jr. (HSMS 2007)
|
"Sebelum ikut seminar, saya punya pandangan yg salah mengenai wanita, terutama mengenai bagaimana keinginan wanita yg sebenarnya. Dan itu berakibat saya susah untuk menjalin hubungan dengan wanita, selalu salah kaprah yg akibatnya penolakan atau putus hubungan. Hal yang paling mengesankan adalah ketika ketika dijelasin kita tidak boleh ngarep dan memperlakukan cewek bagaikan dewi yg tidak bisa disentuh. Itu semua ternyata hal-hal yg sedari kecil membuat kita salah dalam memperlakukan wanita, terutama dari didikan orang tua, film yg ditonton, dan juga pandangan masyarakat sendiri.
Saya juga kagum karena para instruktur mau share bahkan mempraktekkan hal-hal yg diajarkan, dan mendatangkan gadis-gadis cantik dari luar negeri (Singapore) buat memberikan masukan yang berharga. "
- C-Dee (HSMS 2007)
|
"First, code name gue Bleu, Remus Bleu. Berbeda dengan rata-rata
cowok umumnya, gue dianugerahi oleh banyak kelebihan dari Yang Di Atas
jadi emang sudah sepantasnya gue ga jomblo kaya cowo-cowo average di luar
sana. Bahasa Perancisnya gue ini Grand et Gros.
Dulu gue cuma bisa berharap kalo, gue ngasi perhatian ke satu cewe dia
bakal tiba-tiba terbuka matanya dan melihat gue sebagai prince charming
yang selama ini dinantinya. Well dude, I'm gonna say that the reality
is not fair. Yang gue dapet adalah penolakan demi penolakan, bahkan ada
yang sampe bilang "Ngaca dong, mana bisa sih gue jalan sama lu,"
atau karena gue terlalu banyak kasi perhatian sampe uda masuk yang namanya
status best-friend mereka cuma bisa bilang "Sori, gue ga mau ngerusak
pertemanan kita dan lagian gue juga enak dan nyaman koq dengan status
kita kaya gini."
Well dalam hati gue cuma bisa bilang "Terang aja lu enak, makan gue bayarin,
jalan gue yang jemput n anter, kapan gue bisa jadi pacar lo?"
Sekarang, gue uda bisa ketawa nginget-nginget masa lalu gue. Sekarang, gue uda
dapet cewe yang sebelumnya diuber-uber banyak cowo dan gue pun punya banyak
teman wanita yang asik-asik. Segelintir hasil hit gue mulai dari yang masih
belom numbuh dadanya sampe yang udah punya anak dan udah berkeluarga. Gue ga
main-main sama mereka, gue nganggep mereka cuma sebagai teman tempat gue numplekin
segala curahan hati gue dan that's it. Gue yakin banyak di antara kalian yang
bilang "ah itu mah cuma jadi dukun curhat kaum hawa, apa hebatnya?"
Baca baik-baik, yang curhat tuh gue, bukan mereka. Dan mereka ga bisa nolak,
kenapa? Karena mereka tertarik ama gue. Kalo mereka yang curhat, gue selalu
menolak. Ya iya lah, emang gue dukun curhat?!!
Dulu gue cuma bisa ngasi perhatian dan bayarin mereka makan dsb. Sekarang
gue yang dibayarin dan gue bisa becandain mereka, mulai dari becandain
betapa ga serasinya baju yang mereka pakai sampai kenapa dada mereka ama
dada gue gedean gue, "Itu dada ada cupnya apa enggak sih?!!"
Buat kalian mungkin hal ini terlihat kasar tapi percaya deh, mereka ketawa
dan mereka ngerangkul-rangkul gue sambil bilang gue lucu.
Bingung? Jangan bingung. Maaf, cuma Remus Bleu sama alumni Hitman doang yang
bisa begitu. Mereka banyak yang bilang kalo mereka tertarik dan suka sama gue,
bahkan ada nembak gue. Yah sekali lagi gue cuma bisa bilang cuma Remus Bleu
sama alumni Hitman yang bisa begitu.
Gue sih sebenernya agak reluctant ngasi testi ini ke Hitman, buat apa
gue ngecilin area berburu gue dengan nambahin cowo Glossy di dunia ini?
Belom lagi mereka yang skeptis tentang Hitman. Pengen rasanya gue ketawain
mereka yang skeptis. Goblok lu semua yang skeptis, teruskan ketidakpercayaanmu
dan biarin semua cewek-cewek imut dan cantik buat gue dan teman-teman
alumni Hitman.
Tapi berhubung kata salah satu guru gue, "Orang keren dan ganteng itu
baik hati," so ya sudah deh dengan penuh kemalasan gue bikin testi ini.
Buat cewek2, kalo lu pengen tau seberapa asik dunia Bleu, please contact Hitman
System dan siapa tau, you get lucky, sis. Au Revoir."
- Remus Bleu (HSEW I)
|
"Semua artikel kalian keren, realistis, and relevan ama hidup and jiwa
kita2-kita sebagai anak muda. Gue suka gaya you orang menganalisis kasus. Nice
to know that ada orang yang peduli dengan problema yg mang dialami sama kita-kita.
Gue setuju banget hal kaya gini mang bukan satu hal yg tabu lagi, malah bisa
jadi bahan pertimbangan kita buat memilah mana yg baik dan benar buat kita.
Kalian benar-benar memacu semangat rasa percaya diri para cowok, dari segi fisik
dan mental. Bener banget cewek bukan tertarik karna tajir or tampang keren,
tapi kepribadian. Keep on the spirit, guys!"
- Mei (peserta milis)
|
"Dulu gue tuh pendiem, ngurung di kamar mulu, maen PS2 aja, cepat bosan
kalo bergaul ama temen-temen or banyak orang karna ga tau mo ngomong apa. Karena
ngerasa hidup gue udah diciptain ga menarik kayak gini, jadi gue jalanin aja
apa adanya. Akibatnya stok cewek dikit banget, cuma bisa ngomong lancar kalo
SMS-an aja. Gue grogi banget kalo ngomong ama cewek asing, ga tau mo ngomong
apa. Penampilan gue juga ngga terlalu menarik, gue berharap ada cewek yang mau
ama gue tanpa gue perlu usaha deketin.
Tapi dalam program Hitman System, gue jadi ngerti bahwa game romance bisa dipelajari
semua orang. Belajar banyak cara-cara baru yang gue rasa sederhana banget tapi
efeknya luarbiasa. Gue bisa nyadarin kalo gue masih bisa berubah jadi punya
hidup yang jauh lebih menarik.
Pengalaman yang paling mengesankan dalam program workshop adalah ketika mencoba
langsung berkenalan dengan cewek asing dengan 'cara gila' yang ga mungkin bisa
gue lakuin sendiri dulu! Hehehehe. Gue jadi termotivasi untuk selalu jadi cowo
bawel kalo ngobrol ama cewek.
Gue bersyukur banget bisa tau Hitman System. Selama ini gue slalu berda kalo
gue mau berusaha untuk bisa cari temen hidup dengan cara gue. Ternyata doa gue
yang udah lama banget itu dijawab juga.
Hal-hal romance yang selama 26 tahun belum bisa gue jalanin ternyata gue masih
ada kesempatan karena ada metode unik sederhana yang bisa langsung dipraktekkin.
Gue bisa 'menghancurkan' kerasnya tembok beton lebih dari 10 lapis yang ada
dalam diri gue, sehingga rasa percaya diri gue sangat terlihat, terutama dalam
hal romance.
Gue berharap Hitman System bisa jadi pelatihan dan konsultan yang terus berkembang
dan maju. Kalau bisa hanya diperuntukkan khusus untuk orang-orang yang serius
aja, sehingga persaingan usaha romance antara peserta Hitman System jadi sedikit
gitu lho, hehehehe.
Anyways, let me be the next man to say Hitman System is the solution to help
you to be a Glossy Guy. Success to you, master Jet, Kei, dan Lex."
- Josua (HSEW VI)
|
"Not much to say but bravo luar biasa. Terus-terang saya suka dengan gaya
bahasa dan materi-materi yang anda sampaikan melalui internet. Saya suka dengan
orang-orang yang realistis, karena perjalanan hidup saya saat ini akhirnya membawa
saya pada tahap dimana saya harus mulai bersikap realistis menghadapi realita
hidup yang sebenarnya kejam dan tidak seindah apa yang dibicarakan orang tua
kita semasa kita kecil. Saya rasa cukup untuk menyampaikan seberapa besar ketertarikan
saya pada bahasan dan falsafah anda oleh karena itu saya tidak akan berbicara
panjang lebar lagi."
- Den (peserta milis)
|
"Banyak banget yang gue dapetin dalam acara ini, seperti bagaimana cara
menghargai diri kita sendiri dan meningkatkan kepercayaan diri. Mulai dari tips-tips
berharga dalam masa pra hubungan dengan cewe, serta yang pasti gue bisa dapet
temen nongkrong baru yang asyik-asyik, tentunya bisa bantu gue ngidupin radar
Hitman gue biar gak salah tingkah kalo deket cewe.
Pokoknya di seminar kemaren, gue berkesan banget ketika sadar bahwa cewe cantik
itu bukan makhluk yang harus ditakutin, apalagi harus dikejar dan disembah.
Selain itu enak banget bisa dapetin temen-temen baru, including the instructors
yang ternyata gila abis, jiwa sosial and relationship tinggi, royal bagi ilmu
and pengalaman, masih muda tapi bisa ngembangin ilmu fenomenal kayak gini...
Coba acara ini udah ada sewaktu gue masih SMA or kuliah! Pokoknya gue enjoy
abis ikut HSMS, bahkan jadi ketagihan dapetin ilmu-ilmu berikutnya dari para,
instruktur."
- Z2 (HSMS 2006)
|
"Halo bro, my mentors. Gue pembaca setia artikel kalian. Gue rasa tulisan
kalian sama berharganya dengan buku-buku 'pengembangan kepribadian besar' seperti
Steven Covey, John Maxwell, Tony Robbins, Tung Desem Warigin, Kiyokasi, etc
yg bisa merubah hidup orang banyak.
Kalo mereka mengembangkan kepribadian dari segi motivasi, manajemen waktu,
kepemimpinan, kalian mengembangkan social value dan interaksi romance. Menurut
gue orang harus sukses bukan hanya di bidang keuangan aja,
tapi dalam brbagai bidang, termasuk juga sukses dalam bidang romance.
Thanks banget atas semua masukan-masukan yg membangun and meningkatkan value
kami cowo-cowo yg ingin berkembang. Mungkin kalian bisa berbangga hati karena
kami murid-murid, sekalipun hanya dalam milis, paling tidak sudah ngga se-lossy
dulu lagi, alias kami mrasa banyak mngalami kemajuan."
- Lambs (peserta milis)
|
"Before HSEW, I was living pretty much living a boring life, sometimes
its not bad but yeah mostly it was boring.
Satu point penting yang gue dapet dari HSEW itu adalah gimana cara bikin hidup
loe jadi (jauh) lebih menyenangkan. Point penting yang menurut gue sumber dari
segala masalah gue adalah karena gue selama ini terlalu sibuk ngejar target-target
hidup sampe kadang lupa satu hal: enjoying my life! Kalau hidup gue menyenangkan,
gue yakin masalah-masalah gue itu bakal hilang dengan sendirinya. Selama ini
cewek guw liat sebagai target, berdampingan dengan karier dan sukses sebagai
beberapa hal yang cape gue kejar-kejar. Ternyata ada cara lain yang bisa bikin
gw berpikir sebaliknya, let them come to you!
Sesi nge-hit adalah pengalaman yang paling mengesankan, akhirnya gue bisa ngobrol
ama cewe asing yang gak sengaja lewat di depan gue! Selain itu gue juga jadi
lebih nyantai berhadapan dengan semua orang, mungkin ini yang Kei maksud dengan
"bisa ngeliat matrix sosial," karena gue sekarang ngerasa bisa lebih
deket ke semua orang ke tahap yang lebih jauh dari sebelumnya, terutama berinteraksi
dengan orang-orang penting. Gara-gara kalian nich, hehehe!
Gue mulai membiasakan diri nge-J2 semua cewek yang deket di lingkungan gue.
Sepertinya jadi lebih mudah berbicara (bawel?), dan bikin segala hal jadi menyenangkan.
Yang lebih keren lagi, gue jadi dikasih project design baru yang kemungkinan
gara-gara gue pake J2 di kantor. Belum seminggu workshop dah balik modal dech
gue, hahaha!"
- Leo (HSEW VI)
|
"Bersyukur banget bisa ikutin semua artikel Hitman System. Paradigma yang
terjadi di masyarakat timur, termasuk sistem yang berada pada pengajaran di
rumah, ataupun di sekolah, terutama di lingkungan tempat bergaul, mengajarkan
bagaimana caranya kita mengagungkan si wanita. Lewat artikel kalian, saya jadi
sadar semua kebodohan yang saya pernah alami pada masa-masa SMA. I have to stop
those paradigms and be a real man."
- Muchtar (peserta milis)
|
"Gue udah beberapa kali ditaksir cewe, tapi seringnya sama cewe yang bukan
tipe gue.
Gue heran kenapa yg naksir gue cuma cewe jelek aja, karena menurut logika gue
cewe cakep kan ditaksir sama cowo cakep dan cowo jelek, jadi idealnya prinsip
itu juga berlaku untuk cowok cakep kayak gue (disukai ama yang jelek dan yang
cakep). Setelah denger penjelasan Jet tentang social attractiveness yg dianut
para cewe dan physical attractiveness yg dianut cowo, akhirnya baru deh gue
bisa ngerti sejelas-jelasnya.
Dulu gue juga gak pedulian ama penampilan or fashion. Kalo beli baju cuma maen
tunjuk aja, ngga perna dicobain sampe pas bener. But thanks to Piper dalam sesi
Fashion Panel yang ngebukain pentingnya tampil prima setiap saat.
Trus sesi yang paling mengesankan adalah pas Lex menggunakan hypnosis pattern
sentences untuk ngebawa kita ngerti dengan konsep-konsep fundamental. Gue aja
yg biasanya rasional banget bisa langsung tenggelam menikmati arus. Gue dah
sering baca kalimatnya dalam milis, tapi begitu Lex yg praktekin, gileee.. keren
banget. Gue selalu inget kata Kei, teknik tanpa kesiapan mental gak ada guna.
Jadinya gue berhenti berusaha ngumpulin tehnik, dan balik lagi ke reframing
mindset gue setiap saat dengan dengerin rekaman seminar lagi."
- Blitz (HSMS 2006)
|
"Setelah beberapa kali ikutan nongkrong di workshop, terus terang gw ngerasain
perbedaan dalam gue. Ngga hanya untuk dapetin cewe, tapi juga soal hal gue bersosialisasi
secara umum. Cuman hangout bareng para instruktur aja gue banyak banget belajar
tentang confidence yang selama ini sebenernya udah ada di dalam kepala gue tapi
males ngerjainnya. Sebagai orang finansial menengah ke bawah, gue dulu mikir
ngapain deketin cewe high class cos ujung-ujungnya gue bakalan kedodoran bayar
pengeluaran. Pikiran gue dulu minimal harus punya mobil sendirilah baru bisa
ngedate mereka. Ternyata itu semua salah besar, thanks to my forever friends,
Jet, Kei dan Lex."
- Phoenixman (Hitman System Crew)
|
"Gue tuh tipikal orang pemalu, segen sama orang, takut & grogi
kalo ngobrol sama cew cakep, kadang-kadang disertai gejala salah tingkah,
sok cool kalo deket sama cewe cakep (padahal dalam hati takut ngomong,
en takut keliatan mengeluarkan kata2 yg bodoh, jadi sok cool).
Terbiasa ngikut orang atau ngikutin apa kata orang. Bukan tipe pemimpin.
Suka kehabisan topik kalo ngobrol ma cewe. Kehidupannya cukup membosankan,
karna hanya menjalani rutinitas aja. Takut mencoba sesuatu yang baru,
apalagi yang berisiko.
Waktu ikut workshop, gue dapet banyak banyak pandangan hidup baru, seperti
cara memandang dan memperlakukan cewe, cara bersikap Glossy, jadi lebih
banyak mengerti tentang hal-hal yang sebelumnya ngga kepikiran. Pandangan-pandangan
yang salah tentang cara bersikap ke wanita sudah cukup banyak berubah.
Workshop ini sangat membantu, karna memang sebelumnya gue orang yg suka
membaca buku-buku tentang psikologi, hypnosis, cara berbicara, NLP, meditasi,
etc. Cuma satu yg kurang: gue gak pernah melakukan apa yang gue baca karna
gue takut berubah, gue takut keluar dari zona nyaman. Tapi setelah ikut
workshop dan memaksakan diri untuk langsung praktek, itu merubah banget
paradigma gue. Gue skarang malah merasa nyaman untuk melakukan banyak
perubahan. Thx to you guys.
Pengalaman yang paling mengesankan dalam program Hitman System adalaj
ketika konsep berpikir gue tentang cewe yg diacak-acak. Terus konsep gue
memandang diri gue juga ikutan diacak-acak. Gue pernah baca buku tentang
empat sifat dasar manusia (melankolis, plegmatis, koleris, dan sanguinis).
Melalui uji tes yg ada di buku itu, ternyata gw adalah termasuk melankolis
and plegmatis, dimana tuh sifat jadi terlalu perfeksionis tapi males melakukan
perubahan, ditambah lagi selalu pesimis memandang segala sesuatunya. Ketika
dulu tau itu, gue menerima saja semua karna gue pikir ya emang udah itu
sifat bawaan gue.
Tapi setelah you guys masukin konsep baru ke gue, gue bisa menciptakan
identitas baru yang kuat, bahkan berbau leadership. Akhinya gue bisa melakukan
perubahan yang nyata dalam hidup dan nasib gue. Gue mengalami banyak perubahan,
baik pola pikir, cara memandang matriks orang. Lebih komunikatif. Lebih
bisa menghargai diri sendiri, bahkan belakangan ini sepertinya konsep
Hitman System sudah benar-benar merasuki dan merekonstruksi diri gue,
jadi ketika ada orang minta pendapat ke gue, gue sendiri kadang terkejut
dengan jawaban yang gue kasih.
Gue yg dulu gak bakal nasehatin orang dengan pola pikir yang confident
karna dulu jauh banget dari confident. Tapi sekarang gue malah sepertinya
bisa sangat yakin dengan pendapat yang gue sampein. Disamping itu, gue
skarang bisa melihat segala sesuatunya dengan tolak ukur mencoba, dan
sejauh ini yg gw rasain, ternyata semua bidang ampir sama. Gak ada ketakutan
yg lebih mengerikan selain yang diciptakan oleh pikiran kita sendiri.
Karena kenyataan gak seseram yang gue bayangkan. Akhirnya gue jadi lebih
berani untuk bertindak dalam segala hal meski kadang butuh waktu lama
untuk menyesuaikan antara fear of rejection dan konsep diri gue yang baru.
Penutup, gue ngucapin thanks berat buat para instruktuk dan semua kru.
Gue sama skali gak ngerasa rugi ngeluarin uang investasi untuk workshop
ini, meski bagi gue uang dengan jumlah segitu cukup besar. Saat hari HSEW,
kondisi badan gue lagi bener-bener gak enak, bahkan sempat muntah tiga
kali di pagi harinya. Tapi gue ngga mau sia-siain kesempatan yang ada,
dan memaksakan diri untuk datang workshop. Hasilnya ya gue puas banget.
"
- Cel (HSEW VI)
|
"Thank's Hitman System buat semua teori dan ilmunya yang unik dan beda.
Dan yang pasti, ngefek banget ke cewek. Gue kenal Lex, Jet, and Kei udah rada
lama, dan denger-denger tentang ini semua, cuma gue nangkepnya sepintas lalu
aja. Sampe gue liat kesuksesan-kesuksesan mereka dan memutuskan untuk ikut pada
HSEW II & III sebagai kru.
Gue dapet banyak hal yang lebih terstruktur dibandingkan dengan obrolan-obrolan
kami di saat nongkrong di coffeebean tiap sabtu dulu. Benar-benar terstruktur!
Dulu gue takut banget sama yang namanya deketin cewe. Apalagi yang namanya
cewek cakep bernilai lebih dari 8, bisa gemeteran kaki gue. Tapi setelah ikutin
workshop, terus berlatih dari hari ke hari nyamperin puluhan cewek gue buat
latih mental, gue berhasil menembus kengerian gue. Sekarang gue bisa dengan
gampangnya nyamperin cewek secakep apapun dan kapanpun (asalkan si target nggak
lagi jalan atau terburu-buru). Bikin dia nyengir-nyengir sampe ketawa cekikan
dan diakhiri dengan nomor HP dia di tangan gue. Puas banget!
Gue berasa seperti totally new person. Bisa nyamperin cewek secakep apapun
dengan nyantai while cowo-cowo lossy itu cuma bisa ngeliatin dari jauh dan saling
mendesak temannya untuk kenalan. Sekali lagi thanks Hitman System!"
- Rei (Hitman System Crew)
|
"Saya berterima kasih sekali, terutama pas sesi pertama (pagi-siang)
HSMS kalian telah berusaha 'membersihkan' pola pikir lama kita (cowo lossy)
dan mengganti dgn frame yang baru/benar (sbg cowo glossy). Itu terbukti
bermanfaat banget buat saya pribadi. OK saya mulai ceritanya. :-)
Sejak ikut HSMS, saya sudah berhasil 'get even' terhadap cewek inflasi
yang menjadi alasan utama saya ikut seminar yang dulu saya kirimkan dalam
aplikasi ke Hitman. Saya sudah tidak takut (baca : tidak perduli) apakah
cewe tsb masih mau gaul dgn saya atau tidak. Ya dulu saya memang pernah
naksir ini cewek. Saya belajar banyak dari pengalaman saya belakangan
ini untuk tidak takut lagi losing cewe yg saya incar. Ini frame yg saya
paling ingat dari sesi pertama seminar.
Who cares? Saya jadi ingat dgn frase yg sering dipakai di film-film Barat :
"If you can't get 'em, just waste 'em." Mungkin karena ini cewek terbiasa
'dikelilingi' cowok-cowok yg ngarep padanya, maka dia sekarang keliatan mulai
'gerah/gelisah' melihat sikap saya yang berubah total. Kalau dulu, kelompok
gaul kami ini sering hangout bareng, dan saya sering 'dimanfaatkan' sebagai
supirnya (kebetulan rumah kita dekat, bahkan ortu kita juga sudah lama saling
kenal), atau saya dimanfaatkan hanya sbg 'penggembira' utk menambah rame suasana.
Maka sekarang sedapat mungkin saya tidak mau hangout bareng lagi jika ada itu
cewek inflasi. Apalagi saya baru sadar, rupanya selama ini dia anggap saya 'pasti
mau ikut' hangout, walaupun dia tidak ajak saya hangout langsung, melainkan
hanya titip 'pesan' via teman saya.
Saya sekarang ambil sikap "Jika dia mau gua ikut, dia harus ajak
gua, harus ngomong langsung ke gua. Kalau dia tetap pasang sikap 'gengsi'
(tidak bersedia ngomong mengajak gua langsung) dan anggap gua 'gampangan'
seperti selama ini, ya gua tolak abis ajakan 'tidak langsung' via teman
tsb." Dan sikap seperti ini sudah saya terapkan sejak
ikut HSMS sampai detik ini, dan dia mulai terlihat "heran / bingung"
atas perubahan sikap saya, but of course ia gengsi utk bertanya.
Saya jadi mikir, ini cewek mungkin tanpa sadar memiliki bbrp aspek Glossy
spt yg diajarkan Hitman System, tapi sayangnya dia ini cewek! Dan hal
itu jadi memuakkan atau rese bagi cowok Glossy seperti kita. Saya juga
sempat lontarkan beberapa J2 yang cukup telak ke cewek inflasi ini. Inti
J2 saya kira-kira sperti ini: "Gua tidak takut lagi apapun pendapat
loe terhadap gua". Dia sempat tergelak juga mendapat J2 dari saya.
Sometimes 'getting even' is very sweet, hehehe."
- DMZ (HSMS 2006)
|
"Ga bakalan ada yang percaya kalo gue dulu tuh parah banget! Selalu sok
tau tentang cewek, dan seneng bgt kalo ada cewek yang curhat sama gw. Sekarang
gue tau kalo itu salah karena mereka tetep aja gak mau sama gue. Serunya lagi
gue pernah terjebak dalam game pasir hisap yang menyedihkan banget
deh.
Kemudian dalam workshop, gue dapetin kalo kita memulai dengan paradigma yang
keliru maka kita akan selalu melakukan sesuatu itu dengan keliru. Ada banyak
pelajaran dan teknik praktis yang sangat berharga juga. Waktu pertama kali disuruh
nge-hit cewek, gila gue pikir itu cuma bercanda! Ternyata emang beneran harus
dipraktekin. Dengan ilmu yang baru sedikit dan belum sempurna, akhirnya gue
coba jalanin dan hasilnya emang beneran top abis, susah dijelasin dengan kata-kata.
Thanks banget Hitman System, thanks banget."
- Dodo (HSEW III)
|
"Malesin banget gue yang dulu, jarang hang out/dating bareng cewek tipe A dan kekurangan stok vitamin.
Lewat seminar, yang terpenting gue dapatin sih perubahan paradigma, bahwa cewek yg membutuhkan cowok bukan sebaliknya. Having an interesting life is also a must.
Mengesankan banget, seminar Hitman benar-benar sangat berani, blak-blak'an, lugas, kasar, membangkang & revolusioner. Gue jadi tau bedanya antara love, romance, and passion.
'Love at the first sight' itu ternyata bohong, 'cinta itu buta' itu juga ternyata ngaco. Yang ada kalo loe udah jadi kakek-kakek dan masih setia sama istri pertama loe itu baru yang namanya cinta sejati.
Hal lainnya, gue suka banget sama artikel yang membuka kedok gentleman, karena gue pernah denger omongan yang serupa dari seorang CEO oil company. Gue suka banget sama penjelasannya, cuman satu kata: Impact. Yup, dia bilang impact. Impact itu yang membedakan perbuatan sederhana yang sama yang dilakukan seorang CEO dengan seorang office boy. Dan tugas seorang pria glossy adalah membuat impact di dunia ini.
You guys are great. Thanks for changing my mindset. My life will never be the same again."
- Lexus (HSMS 2007)
|
"Ketika gue baca artikel web kalian, satu-satunya kata yang terlintas
di pikiran gw adalah RADIKAL. Asli bener-bener kebalikan dari semua yang
pernah gue tau dari artikel ato nasehat sok tau temen-temen gue. Gue kaget banget
waktu kalian bilang Korean Drama adalah 'penyakit berbahaya' soalnya gue sebelum itu hobi banget nonton gituan. Huge thanks, radical guys!"
- Dimas (peserta milis)
|
"Through HSEW, I learn to know the nature of girls.
Prior to the workshop, I can say anything in my life in one word: sucks.
But Kei, Jet, and Lex fully deconstructed all of my entire life, not only
physically but also mentally. Thanks for being my enlightenment. Now,
I have a girlfriend that really loves me, and I still dont understand
why she does that. She only said that Im unpredictable and different
than the usual and ordinary guys, and also that Im the one that
always pop up in her mind and dream.
I like her answers. And the important thing is I love her too."
- Ichi (HSEW II)
|
"Sebelum mengikuti seminar, gue mempunyai frame berpikir yang salah terhadap
cewek. Tanpa gue sadari gue selalu memuja cewe yang harusnya tidak gue lakukan.
Beruntung di HSMS kemarin, Jet, Kei, dan Lex menghabiskan waktu yang lama untuk
menyadarkan kami dari kesalahan tersebut.
Gue juga ngalamin perubahan konsep berpikir tentang cewek yang selama ini ternyata
ngaco abis. Selain itu juga belajar trik-trik canggih yang menurut gue sangat
membantu dalam membuka hubungan dengan cewek, dan setelah dicoba, ternyata beneran
works.
Akhirnya gue mendapatkan mendapatkan jawaban yang gue cari dari dulu tentang
hal romance yang tidak gue temukan di tempat lain dan di buku manapun. Thanks
banget untuk Jet, Kei, dan Lex yang udah ngebantu gue lebih mengerti tentang
hal romance ini."
- Edwin (HSMS 2006)
|
"Keadaan gw suebelum ikut program Hitman System pokoknya katro banget.
Gue kurang bisa untuk memimpin hubungan dengan cewek gebetan gue. Gue ngarep
dan takut kalo sewaktu-waktu cewek gebetan itu ninggalin gue, jadinya gue selalu
ngerasa insecure. Gue juga sering dimanfaatin untuk kepentingan-kepentingan
mereka karena mereka tau gue ngarep berat sama mereka dan rela melakukan apa
aja untuk merebut hati mereka. Sampe yang paling parah gue pernah di-limain
sama cewek gue sendiri, padahal cewek itu juga bukan termasuk cewek tipe A,
tetapi dia cewek tipe B seperti yang udah disebutin di artikel Cewek Inflasi.
Pokoknya kalo gw sebutin satu persatu bakalan panjang banget deh kondisi yang
nggak ngenakin yang gw alamin selama gw ngedeketin cewek.
Karena itu banyak banget hal penting yang gw dapetin dalam workshop. Dari awal
sampe akhir workshop, gak ada hal yang nggak penting, semuanya bener-bener ngerubah
paradigma gue tentang hubungan romance dan juga paradigma tentang bagaimana
ngatur mindset kita supaya gak takut untuk memulai pembicaraan dengan cewek,
selain belajar mempersiapkan skenario-skenario yang menarik. Dengan bisa mengatur
mindset dan menghilangkan ilusi penolakan yang sebenarnya tidak pernah ada,
gue bisa jadi lebih percaya diri buat memulai pembicaraan dengan cewek yang
gue suka. Hal ini bukan cuma berdampak tentang hubungan romance, tapi juga berpengaruh
ke kehidupan sosial, kuliah dan pekerjaan gue.
Pengalaman yang paling mengesankan adalah saat mempraktekkan materi yang diberikan
ke lapangan yaitu nge-hit cewek asing. Waktu hari pertama gue sendiri juga kaget
bisa segitu beraninya ngobrol sama cewek-cewek cantik. Percobaan pertama dan
kedua gue ngalamin penolakan, tapi ternuata penolakan dari cewek nggak separah
yang gue bayangin. Mulai dari sana gue maju terus, sehingga setelah dihitung-hitung
gue ngobrol sama 16 cewek asing yang berbeda dalam waktu 30 menit. Gue ga bisa
nahan ledakan emosi yang ada dalam diri gw. Mungkin sebelum ikut HSEW gue ga
bakalan punya keberanian ini, dan gue bener-bener ngerasain perubahan dahsyat
dari diri gue."
- Cygnus (HSEW V)
|
"Dahulu saya selalu hanya membaca artikel HS tanpa pernah bisa berbuat dalam PDKT. Tapi setelah lama saya tanpa hasil apa pun, saya langsung sadar dengan tulisan dari Jet yang berbunyi "Kalau kamu melakukan apa yang selama ini kamu lakukan, maka kamu akan mendapatkan apa yang selama ini kamu dapatkan."
Setelah membaca itu saya sempat terdiam untuk beberapa saat. Dan ketika saya sadar, akal sehat saya berkata, "saya telah bodoh tidak menggunakan senjata yang diberikan secara cuma-cuma."
Ajaib, setelah dilakukan, seluruh strategi yang Hitman System berikan berhasil membuat saya mendapatkan pacar. Saya kagum dengan perubahan luar biasa dari dirisaya hanya dengan membaca artikel gratisan dari web ini."
- Rizki (peserta milis)
|
"Dahulu saya pernah menjalani in relationship (pacaran) dengan 3 orang cewek. Tapi ke tiga-tiganya itu kandas begitu saja. Banyak hal-hal yang menyebabkannya. Salah satunya karena ke-LOSSY-an gue. Dan sampai sekarang (sebelum seminar) saya belum bisa mendapatkan apa yang saya inginkan, yaitu “Kesuksesan dalam kehidupan romance“. Saya menjalankan kehidupan romance saya sama seperti kebanyakan cowok2 di luar sana. Dulu (tahunan yg lalu), cewek2 lebih mudah untuk 'digombalin' sehingga saya bisa sekedarnya 'jadian'. Tetapi sekarang, pola pikir cewek berubah sedemikian drastis sehingga apa yang saya lakukan seolah-olah hanya dianggap angin lalu dan tidak pernah sampai ke puncak hubungan yang saya inginkan yaitu menjadi cowok GLOSSY. Saya suka sirik dengan teman saya yg dengan mudahnya 'tempel sana tempel sini' dengan cewek-cewek.
Secara tidak sengaja di bulan Feb 2007 saya menemukan website HITMANSYSTEM, dan saya baca dan pelajari. Beberapa hal saya praktekkan, hasilnya WUIHHHHH di luar dugaan. Tapi ada juga yang gagal karena saya belum benar-benar paham game yg ada di HITMANSYSTEM ini. Itu sebabnya saya mendaftarkan diri mengikuti seminar di bulan Oktober ini.
Dari awal sampai akhir semuanya menarik, tapi yang paling mengesankan adalah paradigma dan trik berbicara pada waktu nge-HIT cewek dan cara-cara counterattack dari body language cewek yg kita HIT jika cewek melemparkan penolakan. Yang bagus tuh templatenya J2 universalnya Lex, he he he.. Sip banget! Pada sesi Fashion Upgrade yang dinilai dari 4 orang cewek, gue juga tersadar bahwa penampilan menarik itu bisa diciptakan.
Sekalipun ada satu yang saya sangat sesali, yaitu waktunya kurang panjang, cara para instruktur ngebawain materi asik banget, santai n enjoy. Semua audience termasuk gue sampe terkagum kagum. Saya belajar bagaimana merubah diri saya dahulu menjadi menarik. Karena bagaimana mungkin cewek2 bisa tertarik jika hidup saya tidak menarik. Saya bilang ini adalah program PENGEMBANGAN DIRI, tapi yang fokusnya tertuju pada pra relationship. Bukan bagaimana cara mendapatkan cewek , tetapi bagaimana cewek2 bisa mendapatkan saya. Terimakasih karena saya sudah diberikan kesempatan untuk belajar bagaimana menjadi cowok GLOSSY, terutama dari para instruktur KEI-JET-LEX. dan juga para crew lainnya."
- EX (HSMS 2007) |
"Gue dulu rada bingung ngadepin cewek yang kagak jelas maunya gimana.
Kagak tau kalo ada game tersendiri, apalagi gimana cara maininnya supaya bisa
berhasil. Dalam HSEW, gue dapetin kalo gue harus keluar dari zona aman gue dan
mencoba lakukan sesuatu sekarang untuk menyelesaikan masalah jomblo ini tanpa
nunda-nunda lagi.
Bener-bener berkesan banget ketika diajarin bahwa apa yang ada dalam pikiran
kita tidaklah selalu benar dan kita harus belajar bagaimana menghadapi ketakutan
diri kita sendiri."
- Jay (HSEW VI)
|
"Gue tipe cowo yang selalu ngarep ama gebetan-gebetan gue. Karena teman
cewe gue sedikit, gue tipe cowo yg mudah dimanfaatkan dan lemah jika berhadapan
dengan cewe yg punya sifat dominan.
Lewat workshop, gue kini mengerti bahwa segala sesuatunya adalah game, dan
ternyata ada game yg lebih menarik daripada sekedar ngarep ama gebetan, yaitu
hitting on girls. Gue jadi punya keberanian untuk berselisih pendapat, memotong
pembicaraan dgn gebetan en temen-temen cewek gue yang belagak dominan. Yup,
gue gak mau terintimidasi oleh kecantikan en pengalaman mereka. Mereka cuman
cewek, gak lebih dari itu, gue sama sekali gak bakal kasih kesempatan buat mereka
untuk ngambil posisi yg kelewat powerful.
Apa yg kalian cerita soal reprogramming itu ternyata bener-bener ada. Awalnya
gw sempet gak percaya, tapi ngalamin sendiri ketika gue mendadak jadi bisa ngelupain
gebetan-gebetan gue yang sok jual mahal begitu! Yeah, sekarang gue cuman bisa
kasian aja ngeliat mereka dan mantan pesaing-pesaing gue yg lossy itu. "
- Grey (HSEW VII)
|
"Dalam program HSMS, banyak banget hal baru yg ga gue sangka-sangka!
Ilmu yg you guys ajarin beneran aplikatif... You guys are crazy. Sekarang gue
jadi lebih ngerti banget skill apa yg harus gue pake dalam hubungan romance,
dan kerennya bisa juga dipaduin dengan keahlian lain yg pernah gue pelajari
sebelumnya.
Dalam dua hari terakhir ini semenjak seminar, gue mampu jadi cowok glossy di
lingkungan gue, bener-bener jadi sorotan cewek setiap gue berbicara. They were
curious, yeah! Gue adalah 'pusat semesta', so ngapain gue ngurusin tingkah laku
mereka yang ngga menyenangkan? Gue bakal jadi lebih player dari sebelumnya nich
klo gini terus, hehehe.
Berkat kalian, mulai kemaren gue juga berhenti berbuat semena-mena ama cewek,
dan mulai fokus membentuk identitas gue yg baru. Seminar yang fun and full with
a very strong brotherhood, jujur dan terbuka, paling menyenangkan dibanding
begitu banyak seminar lain yang udah pernah gue ikutin selama ini..."
- Roland (HSMS 2006)
|
 |






|