Facebook: ternyata orang Indonesia goblok!

Para tetangga kita di Malaysia pasti menyenangi judul entri ini. :D But nope gue ngga mau ikutan ribut dengan isu Indon vs Malingsia yang sempat ramai tempo hari, malah kalo ngga salah masih terus berlanjut sampe sekarang.

Aneh banget, kita adalah negara yang sudah merdeka, total mandiri dan lepas landas (hahaha, jadul banget nih istilah!)… lantas kenapa kita masih perlu bantuan orang dari negara lain untuk menghina bangsa sendiri?

Kita sudah dewasa, sepantasnyalah kita tidak manja dan bisa melakukan hal itu sendiri!

Bangun wahai pemuda-pemudi Indonesia, tidak malukah kita membiarkan bangsa lain mengambil apa yang sudah menjadi hak kita? Menjelang dirgahayu Indonesia ke-64 dalam satu bulan ke depan ini, kita wajib berdiri tegak, membusungkan dada untuk merebut kembali hak tersebut: marilah kita mengejek, memaki, menyumpah serapah dan menginjak-injak martabat bangsa kita sendiri sebanyak mungkin agar negara-negara lain terpaksa diam gigit jari karena habis tidak punya sisa bahan hujatan lagi.

Dan ijinkan gue jadi orang yang pertama melakukannya.

Ternyata orang Indo goblok… karena main Facebook aja sampe perlu buku panduan.

Tadi sore gue mampir ke Gramedia untuk sekedar ngeliat tren buku-buku baru yang lagi beredar. Betapa terkejutnya gue ketika ngeliat berderet-deret buku tentang Facebook.

indonesia goblok facebookWell, sebenarnya hal itu sendiri tidaklah aneh ataupun bodoh karena wajar saja jika para penerbit berlomba-lomba mencari profit dengan mengangkat salah satu segmen budaya yang sedang happening banget. Kata ‘Facebook‘ berhasil menjaring 31 buah judul buku di Barnes & Noble dan 106 buah judul buku di Amazon.

Yang menjadi aneh adalah ketika gue merhatiin secara detil judul dan isi konten dari buku lokal yang beredar di Indonesia: kebanyakan adalah sekedar membahas bagaimana cara menggunakan Facebook!

Amazon dan Barnes & Noble memang punya jumlah koleksi yang lebih gila banyaknya, tapi sekitar 80%-nya adalah buku-buku yang berisi analisis tren Facebook dari segi budaya, ekonomi, bisnis, teknologi, dsb (The Facebook Era, Facebook Marketing, The Founding of Facebook A Tale of Sex, Money, Genius, and Betrayal, Facebook Marketing Bible, What The Church Can Learn From Facebook, The Phenomenon Of Facebook Status, dsb ) serta tutorial Facebook tingkat-lanjutan untuk para developer dan hacker (Facebook CookbookFacebook Markup Language Fundamentals, Facebook Application Development, Developing Facebook Platform, Facebook API Guide, Facebook Advanced 2.0, dsb).

Tapi tidak demikian di negara kita yang tercinta ini.

Orang Indonesia ternyata sebegitu payah, dungu, dan menyedihkannya sehingga kita butuh segudang buku cetak tentang korelasi Facebook dengan gejala autisme membuat aplikasi Facebook kinerja Facebook dalam kampanye politik tehnik mengembangkan third-party software Facebook strategi mengalahkan popularitas Facebook panduan dasar menggunakan Facebook!

Lihat saja judul-judulnya.

  1. Tips & Trik Facebook. Berisi pembahasan cara menemukan teman lama, memberikan informasi terupdate tentang diri, memposting dan memberikan komentar atas tulisan, foto, atau video teman, membuat grup berdasar hobi, serta memanfaatkannya untuk bisnis.
  2. Panduan Cepat Menguasai Facebook. Berisi dasar-dasar penggunaan facebook, pembuatan grup, pembuatan halaman kelompok penggemar, dsb.
  3. Gaul Ala Facebook Untuk Pemula. Buku ini akan memandu kamu dari cara membuat account baru sampai cara bergaul di Facebook. OMG!
  4. Gaya Gaul Anak Muda Dengan Facebook. Judulnya, oh double OMG!!
  5. Mau Gaul? Mau Sukses? Pakai Facebooks! Berisi cara pengoperasian website jejaring sosial tersebut agar tidak akan lagi merasa canggung. Duh please!
  6. Add Me On Facebook. Berisi cara menggunakan layanan e-mail, comment, show profile, game, ngisi kuis, dan upload foto.
  7. Berteman & Berbisnis Lewat Facebook. Berisi cara mendaftar ke Facebook, melakukan konfigurasi utama, merombak tampilan facebook sehingga lebih menarik, teknik jitu menambah teman-teman Anda dengan cepat, dilanjutkan dengan teknik promosi efektif.
  8. Facebook Untuk Semua Orang, Untuk Semua Urusan. Berisi tentang cara menggunakan berbagai fasilitas dari Facebook yang membuatnya menjadi sangat terkenal seperti memanfaatkan coretan dinding (wall), berbagi foto, chatting, berbagi video, bermain games, dan menambahkan aplikasi.
  9. Pake Facebook: Gaya Loe… Maximal! Judul oh judul triple OMG!!!
  10. Seri Penuntun Praktis Facebook. Berisi tentang cara bergabung, mencari teman, membentuk sebuah grup, upload foto video, menambahkan aplikasi sesuai selera.
  11. Step By Step Facebook. Berisi pembahasan mengelola profil, menambahkan foto dan video, mencari teman, menambahkan aplikasi, bergabung dengan grup-grup komunitas, mengirimkan pesan, chatting, dll.
  12. One Stop For All Facebook. Berisi pembahasan mencari teman di Facebook, upload foto dari ponsel, menggunakan fasilitas Facebook untuk berpromosi, berkomunikasi asyik di Facebook.
  13. Panduan Praktis Mengoptimalkan Facebook. Berisi pembahasan cara menandai dan berbagi foto, menemukan teman lama, mengingat kembali momen yang terlupakan, sekaligus mengomentari foto tersebut, chatting, membuat notes, bermain games, mengabarkan aktivitas terkini, upload foto, dan mengoptimalkannya untuk keperluan bisnis.
  14. Menjadi Terkenal Lewat Facebook. Berisi pembahasan kelebihan Facebook, cara mendaftar Facebook hingga melakukan verifikasi akun, mengelola Data Diri yang meliputi pengisian data diri, visualisasi profil,dan penataan halaman profil, melakukan Komunikasi dengan Facebook yang meliputi memberi testimonial, berkirim pesan dan komunikasi dengan fungsi chat, membuat album foto  dan mengelola album serta foto yang sudah diupload kedalam profil, blogging dalam Facebook yang meliputi cara menulis note, melakukan format penulisan serta menerbitkan catatan tersebut. Judulnya sih canggih, bahkan daftar isinya juga ditulis dengan cara yang terasa berbobot; tapi kalo dibaca baik-baik… ternyata sama aja, STD!
  15. Ayo Buat Facebook-mu Menarik! Berisi pembahasan bagaimana mendaftar di Facebook, membuat dan mengelola profil Facebook, memasukkan foto dan video ke Facebook, mengirimkan hadiah ke teman, berjualan di Facebook, menambah aplikasi-aplikasi menarik.

Masih ada banyak buku-buku lokal lain yang berusaha sedikit terlihat cerdas dengan menyisipkan fokus atau penekanan tambahan pada ulasan Facebook-nya, seperti Bisnis Menggunakan Facebook, Facebook For Cari Duit, Panen Duit Pake Facebook, dsb… tapi rata-rata isinya sama standar juga.

Daftar di atas cuman sebagian kecil aja karena masih ada banyak banget judul lainnya yang gue liat tadi berjejalan di Gramedia (dan ngga bisa ditemuin online). Total jumlahnya berlipat-lipat ganda dibandingkan jumlah buku lokal yang mengungkit Facebook dalam bentuk wacana analisa, kebetulan gue cuma inget satu aja yang berjudul F-Marketing dari Media Ide. Kalau nanti ada yang niat, tolong masukin kata kunci ‘facebook‘ di komputer database Gramedia dan tolong kasih tau di sini ada berapa banyak judul terkait yang ada di sana.

Memperhatikan tren kelima belas judul buku di atas, mungkin ada yang kepikiran apakah jangan-jangan orang Indonesia gaptek?

Nope, sobat, orang Indonesia tidak gagap teknologi, karena kalau memang gaptek, then Facebook ngga bakalan bisa jadi tren sama sekali.

Jawabannya cuma satu: orang Indonesia goblok, titik. Matanya udah melek teknologi, tapi otaknya belum. Itu aja, simpel kok.


Udah cukup punya duit dan punya niat untuk ke warnet or langganan internet, tapi masih terlalu lemot untuk inget kalo internet SELALU punya jawaban untuk segalanya, apalagi untuk hal-hal yang sederhana. Kalau sama sekali tidak ada panduan berbahasa Indonesia yang mudah dimengerti, mungkin okelah kalau sampai perlu diterbitkan sejumlah buku yang menjawab kebutuhan itu.

Tapi pada kenyataannya, Google dan Yahoo selalu siap menuntun ke jalan yang benar karena ada ratusan blogger Indonesia yang udah pernah nulis tutorial Facebook dengan berbagai macam gaya penulisan dan tutur bahasa. Semua GRATIS!

Salah satu penerbit bahkan menuliskan promosi, “Buku ini disajikan dengan bahasan yang praktis, tidak bertele-tele…” Oh please… bisa yah LEBIH praktis dan LEBIH tidak bertele-tele dibandingkan dengan tutorial help dari situs Facebook sendiri? Hwarakadah!

Lagipula kalau tujuannya sekedar untuk iseng dan main, Facebook ngga sesulit itu sampai perlu baca buku manual!

Apa susahnya sih klik register, login, upload?

Dhuasar orang Indonesia guoblok. Ganyang Indon!

Dan setelah pegel ganyang-ganyang, ngga ada salahnya bergabung di Facebook Page Hitman System:D Kalo ngga ngerti caranya, gampang ini dikasih tutorialnya gratis, ga perlu beli buku!

Tinggal pencet yang dilingkarin itu. Kegunaannya apa? Nanti aja liat sendiri… ;)

Anyways, ada intermezzo sedikit. Tadi selagi muter di Gramedia, gue ngeliat buku ‘biografi’ SBY yang berjudul Harus Bisa. Kaget… kenapa mirip banget yah ama slogan Obama “Yes We Can” ? Bukan cuman itu, warna bukunya juga. Bukan sekedar kebetulan ‘kan?

Karena iseng, gue coba googling untuk ngecek. Bener aja, ada banyak tulisan blog dan ulasan yang menyuarakan hal sama, seperti tulisan SBY Mau Meniru Obama dan Review Website SBY & Obama. Dan yang paling visual adalah gambar di samping ini dari blog ncplus. Klik untuk perbesar.

Intermezzo selesai.

So, kita udah sampai di ujung entri, jadi saatnya untuk berdiskusi:

  • Pernah beli buku lokal tentang Facebook? Jika ya, ada gunanya?
  • Orang Indonesia itu goblok, setuju atau tidak setuju?
  • Para penerbit itu goblok karena ga seleksi mutu buku, setuju atau tidak setuju?
  • Lex dePraxis itu goblok, setuju atau tidak setuju?

Jadilah penghujat dalam roh dan kebenaran…

Popularity: 16% [?]


273 Responses to Facebook: ternyata orang Indonesia goblok!

  1. Itu adalah kenyataan yang terelakan, kualitas SDM Indonesia memang di bawah rata-rata, namun yang jadi pertanyaan apa yg sudah kita berikan utk membuat saudara2 kita itu lebih pandai…

  2. Nah itu pertanyaan sama yg gw pikirkan pas gw ke Gramedia dan menemukan bejubel banyaknya buku FB yg kontennya serupa..:)) Sebelum gw nulis buku F-Marketing aja, udah ada sekitar 10 buku. Gak tau sekarang. Terakhir gw ke Gramed udah makin banyak. Dan lagi2 isinya samaaa semua.. :P

  3. Untung tak satupun dari buku itu yang penulisnya adalah Yahya Kurniawan, ST :p
    Tapi biarlah Indon goblok, soalnya itu bisa menjadi penghidupan buat kami para penulis. Soalnya kalo nulis yang berat2, pasti kagak lakuuuu

  4. My Answer :

    - Belum pernah beli bukunya…

    - orang indo tuh pinter, tapi saking pinternya jadi bisa dibego-begoin, makanya kudu banyak praktek ketimbang teori…

    - Para penerbit itu pinter ngeliat peluang usaha dan pasar…

    - Lex dePraxis itu kok kayak pimpinan sekte ya??

  5. Para penerbit itu goblok karena ga seleksi mutu buku, lebih setuju yang ini.. menurut saya para penerbit dan penulis itu terlalu meremehkan otak orang2 indo sehingga membuat buku2 seperti itu…

    bukan cuma di tema facebook di tema blog dan adsense pun terjadi hal yang sama..

  6. huahahahahaha…….
    aneh-aneh aja emang kelakuan bangsa gw ni…
    selalu memegang teguh prinsip “Aji Mumpung”…
    gak penerbit, gak politikus, ga artis, ga rakyat biasa…

  7. saya suka tulisan anda. hahaha Bravo!

    Saya juga terlambat sadar fenomena ini. Maklumlah, selama beberapa bulan terakhir, saya jarang masuk ke toko buku retail. Saya lagi suka hunting buku2 bekas. Begitu saya kemaren ke Pesta Buku Jakarta 2009, di Istora, astaga… sederet buku tentang Facebook itu tidak dijual hanya 1 penerbit saja, melainkan hampir semua penerbit berjualan buku2 itu juga. Saya cuma bisa tepok jidat.

    Jadilah penghujat dalam roh dan kebenaran… (amin!) :)

  8. Mau ikutan diskusi:
    no.1: Ga pernah beli buku Facebook, ngapain lagi? kan cuma gitu2 aja make FB, nothing special

    no.2: wah gimana ya..mo bilang setuju berarti aku kan jg goblog, kan aku org Indonesia jg? Yg bener, ada yg goblog ada yg ga, tp rata2 malas berpikir! Malas pake otaknya, lbh suka org lain yg mikir dan tinggal nyontek aja.

    no.3: Penerbit justru org pinter, krn mereka melihat peluang rata2 org yg males mikir tadi. Maka, dibuatlah bermacam2 ‘contekan’ dan dijual..

    no.4: tergantung, mau ngaku jd org Indonesia apa gak??

  9. 1. tidak pernah, males baca buku gak mutu. (pdhl yg bermutu jg jarang dibaca) emg ga gitu doyan mbaca :D
    2 & 3. Org Indonesia & penulis2 itu emg goblok. tapi tidak semua ya (khus yg menjadi korban)
    4. LDP? gak kenal tuh, setuju aja deh :P orang bule ini.

  10. Lha wong orang indon bisanya kalo bikin buku panduan cuma membajak dari bagian help nya suatu program itu doang kok. Tinggal bahasanya diganti ama bahasa indo. Yang goblok tu ya yang nerbitin! Kok mau-maunya nerbitin buku buatanya orang goblok. Yang beli juga tambah goblok lagi dech. Mau aja beli buku gak guna kayak gitu.

    Nah mengenai goblok ato tidaknya Lex dePraxis itu tergantung mindsetnya si Lex sendiri. Apakah kau menganggap dirimu goblok? Apakah itu hanya sebuah “label” yang diberikan oleh masyarakat yang gak kalah gobloknya? Jawaban ada di tangan anda…

    Be glossy and don’t be goblok ok?

  11. Hmmm…Menurut gw sich sah-sah aja belajar menggunakan facebook..Ga ada salahnya belajar sesuatu yg berguna..Yg salah adalah cara mencari informasinya,ngapain capek2 ke gramedia kalo di internet aja ada!!
    Kesimpulannya kalau belajar facebook itu bodoh?Apakah belajar memikat wanita juga termasuk kategori bodoh??

  12. Ini yang nulis si Lex Hitman system ya? Tau situs amazon yang jual buku2 ga? Di luar negeri juga ada kali yang buat buku tentang facebook. No offence bro ^^

  13. mungkin Penggila facebooknya ngajakin gabung temannya pake cara STORY TELLING makanya di kejar-kejar bukunya sampe-sampe di katakan bodoh…. hahaha

  14. siapa sih lo? udah pinter ya bilang orang2 pada goblok?

    nggak semua orang bisa buka komputer.. sodara gue tajir abis, punya 4 perusahan besar, MBA dll..dan gue yakin otaknya beratus2 kalo lebih pinter daripada lo..

    tapi dia nggak bisa nge-facebook lo bilang goblok juga?

    goblok itu relatif..

    dasar tolol..

  15. Saudara oz105 yang merasa pandai….
    Tolong sebutkan nama lengkap anda, nama lengkap saudara anda, salah satu nama perusahaannya dan universitas apa yang ngasih dia gelar MBA.
    Ntar saya cek dan klarifikasi.
    Udah goblok bohong pula. Dasar Indosial!!!

  16. hohoho

    Dear all,

    kali ini gw setuju bgt dech yg namany LEX.

    cth postinganya
    - Lex dePraxis itu goblok, setuju atau tidak setuju? -ga setuju gw-

    si lex ini mantap dech, gw g bisa byk kata, kayaknya tulisannya saat ini mewakili byk pujian dari gw.

    Memang dari dulu tuch indonesia g pernah berubah, tapi mau bagaimana lagi, klo g gitu bkn indonesia namanya.

    Gw sampe ngakak muter2 kantor sambil megangin perut ngeliat gambar LANSIA yg diatas..

    Makanya HITMANSYSTEM moga2 g tambah ngeGOBLOKin orang2 indonesia yg menurut HS ini MASIH GOBLOK dengan masalah ROMANSA.

    Hs,
    Afis GAk Praxis

  17. Pertama, siapapun anda, saya menghormati anda karena dari tulisan anda ini kelihatan sekali kalo anda Super-duper-jenius-abis.

    Kedua, ini era bebas khan?, mungkin anda ini teman baik saya di FB atau Plurk atau twitter. But since you talk about “ORANG INDONESIA”, means… you talk about me! So, I don’t really care, I speak what I like to speak, as you do on this article.

    Ketiga, saya cukup maklum kalau SEBAGIAN besar orang indonesia masih bodoh, tapi mengatakan bahwa ORANG INDONESIA GOUBLOK, ditambah kata-kata Guanyang Indon! membuat saya bertanya2… “ARE YOU REALLY INDONESIAN?”

    Coba melihat kebawah sebentar deh, jangan mendongak terus, takut kesandung kalo jalan.

    Ada banyak org yang tidak punya akses internet sebanyak anda, mereka ke Internet hanya pada waktu2 tertentu, jadi mereka tetap butuh buku panduan manual yang bisa mereka jadiin “kebetan” kalo pas berhadapan dengan komputer di warnet, jadi gak perlu terlihat tolol2 amat, terutama dihadapan orang2 spt kalian2 (org2 pinter, cerdas, terpelajar).

    Mereka juga bisa mempersingkat waktu, dengan memegang buku panduan, sehingga tidak memperlambat kerja koneksi internet mereka, ketika harus membuka window baru hanya untuk membaca tutorial.

    Mereka memang punya banyak keterbatasan, ya dana, ya koneksi, ya pengetahuan, lalu salah yah kalo mereka beli buku?. Salah kalau mereka juga ingin tahu apa itu FB seperti yang dicerita orang2…

    Anak2 ABG juga masih butuh bantuan sederhana spt buku2 manual ini. Dan dengan modal 20-40 rb saja mereka juga sudah bs beredar didunia maya tanpa terlihat tolol, itupun ternyata masih dibilang Guoblok oleh sebagian orang. Kalo kt kalian Mereka goblok, ya karena mereka emang belum pernah belajar ttg FB, jangankan FB… komputer aja mungkin gaptek, tapi karena lagi “HAPPENING”, mereka juga pengen tahu, gak dosa khan? Dan buku, merupakan alternatif murah yang bisa mereka pelajari dan turunkan ke adik2 mereka atau siapapun yg butuh panduan, tanpa harus buka tutorial yg ada di FB dulu.

    Salah yah kalo mereka belajar buku2 sederhana. Kadang orang kalo dah terlalu pintar suka takabur.

    Mengapa org masih saja bikin buku2 gokil, atau buku Inspiring, kalau di internet, mereka bisa dapetin semua, GRATIS PULAK?. Jawabannya, karena mereka tidak selamanya bisa konek ke Internte,… karena 1 jam di warnet sama dengan 10ribu rupiah, itupun belum cukup membuat mereka langsung bisa. 3 jam di Internet, sama dengan 30 ribu, dan mereka juga belum tentu bisa.

    Buku, bisa mereka baca dimana saja, kapan saja, dengan modal yang sedikit saja, dan bisa mereka berikan kepada adik atau sodara mereka yang juga gak sepintar kalian alias masih guoblok (menurut kalian).

    Terakhir…

    Forgive me if I have to say this, tapi anda membuat saya harus mengingatkan satu hal, jangan bawa-bawa AUTISME sekali-lagi disini, anda tahu rasanya menjadi orangtua autistik?????…. then I think you should read this article first!!!

    Salam hangat dari ORANG INDONESIA ASLI, yang tetep bangga jadi orang Indonesia,

    -Silly-
    http://sillystupidlife.com
    http://laurier.ngerumpi.com
    http://silly.blogdetik.com

    • gw setuju bgt sama kata kata lo . . . .
      jika memang benar kita ini goblok , toh gak ada salah.a bwat blajar dari buku2 yang menurut kalian “gak banget” .

      menurut gw orang2 GOBLOK itu adalah orang2 yang hanya bisa TIDUR DI DALAM RUANGAN KERJANYA , orang2 yang MEMBUDAYAKAN PLAGIATISME , dan ORANG ORANG YANG MEMBIARKAN ORANG LAIN TETAP GOBLOK !!!

  18. saya heran, anda orang pintar tapi kenapa tidak bisa menganalisis kenapa buku-buku itu bisa sampai ada.
    bukan masalah goblok atau gak, untuk masalah FB rata-rata para pemula yang harus dibantu untuk membuka FB adalah mereka para manajer, boss, pimpinan perusahaan, yang rata-rata berumur diatas 40 dan 50-an tahun. dan jangan menggeneralisasi.
    banyak juga bapak-bapak atau ibu-ibu yang ternyata lebih lebat dari anak muda soal fesbuk ini.
    mengapa banyak buku seperti itu? karena itulah yang mereka perlukan. mereka justru mungkin sudah paham betul strategi marketing, atau permasalahan sosial budaya sehingga tinggal bagaimana mengaitkannya dengan fenomena fesbuk itu.

  19. tambahan : saking tololnya indon orang2 pinternya sampe keluar nyari ilmu karna ga dihargain di negrinya sendiri, gw ga benci sama orang2 indonnya, gw benci sama orang2 birokratnya yang HAUS DUID SAMA KEKUASAAN, pak ap lagh!!!fuck politik indon bangsat!!

  20. @ Lex: man….tenang man…tenang…tenang…daripada ngabisin energi untuk membicarakan facebook lebih baik kita membahas kenapa siaran dalam negeri kita di televisi semakin maknyuss…(baca:katro)

  21. Hmm ya, gw sering berharap buku2 di Indonesia bisa naikin bar-standard ilmu yang mereka bahas.. jadi bukan cuma sesuatu yang kira2
    copy-paste hasil search dari ‘google’ lah :D

    We need more content :D

  22. Saya mewakili para penulis buku yang disebutkan, tidak setuju dengan tulisan Anda karena tampak tidak menghargai karya orang lain. Buku IT dan komputer memang banyak sekali yang berbentuk how to yang kesannya memang simple dan meaningless bagi user2 savy dan geeks. Tolong diingat saja, bahwa lebih banyak novice user di luar sana dan tidak semua orang berlatar belakang IT. Apalagi orang Indonesia masih dalam tahap pembelajaran dan hanya segelintir orang yang bisa menikmati canggihnya teknologi.

    Saya tidak merasa kita bodoh. Buktinya di negaranya sendiri ada seri buku for Dummies, bahkan Facebook for Dummies, http://www.amazon.com/Facebook-Dummies-Computer-Tech/dp/0470262737

    Ingat saja setiap hal bisa dilihat dari banyak sisi. Jadi, jangan persempit kacamata Anda dan menganggap Anda paling benar.

    Khusus untuk buku saya, Step by Step Facebook, Anda sendiri tidak mereviewnya dengan baik. Karena dalam buku saya ini juga menyebutkan bagaimana fb bisa digunakan untuk membantu promosi bisnis Anda. Saya juga menceritakan bagaimana sebaiknya pengguna bisa melindungi data privasinya.

    Jadi, menurut saya Anda tidak memiliki alasan kuat untuk pendapat Anda. Anda sendiri bahkan TELAH menghina bangsa sendiri dengan menulis pendapat yang kasar ini.

  23. well..saya setuju dengan pendapat saudara Fanda..tidak ada yang namanya goblok atau bodoh..yang ada adalah malas…dan para penerbit itu dengan jeli melihat peluang yang ada dan memanfaatkan kondisi pasar sehingga menerbitkan buku-buku tersebut…

    saya rasa tulisan Saudara cenderung ekstrim karena hanya melihat sisi buruk dari fenomena banyaknye bertebaran buku-buku panduan menggunakan facebook..cobalah Saudara pikirkan sisi positif dengan adanya buku-buku tersebut..demikian..terima kasih…

  24. @ silly
    good respon

    @manohara cantik
    orang indonesia harus santun – setuju

    @ ow
    Briliant advise

    LEX kok diem terpaku.. wakakkaakaka

    IS That all you goT?
    come on.. give me more

    AKAAKAWAKkakakaka

    regards

    Afis Ga praXIS

  25. Soal buku ini nurut gw sih itu hak nya yang bikin buku.. Sama hak nya yang beli buku.. Duit-duit dia juga.. Mau dipake apa juga terserah.. Tapi masih banyak juga kebodohan bangsa ini yang harus diberantas.. Gw ga mau nyebutin, tanya aja ke diri loe smua. Apakah anda sekalian masih GUOBLOK??

  26. keep rock’in dude’!!

    smoga smua yg lu tulis bermanfaat(padahal gw yakin manfaat bgt buat MEMBANGUN indonesia yg…ehm …sorry………….GOBLOG!!!).
    Dan semoga indonesia ini gak….ehm……maaf bgt ya….skali lagi………..GOBLOG!!!
    INDONESIA!!!!!!
    berdo’a dimulai!!!!@#$@#^%&^+*_%:@=?)*(&^%#$(*&…
    AMIIEN

  27. 1. Belum pernah beli. Belajar facebook, belajar bikin email, mungkin sama susahnya dengan belajar masak telor dadar. Kalo “bagaimana melatih ortu anda yang sudah lansia untuk membuat Facebook” gue masih maklum. Tapi panduan buku dasar tentang Facebook sampe jumlahnya 10 lebih ada di rak toko buku? Hehehe.

    2. Iya setuju. Orang Indonesia goblok. Lebih baik ngaku goblok tapi (kemungkinan) pinter daripada ngaku pinter tapi (kemungkinan) goblok

    3. Para penerbitnya lebih goblok lagi. Harusnya diberedel karena menggoblokkan kehidupan bangsa, hal tersebut melawan UUD ’45 *hahaha, gayaa*

    4. Lex goblok? Hehehe. Yang tersenyum mungkin tidak setuju. Yang menganguk … eh, anda menganguk ya? … Coba lagi mengangguk. Nah gitu donk :) Hahaha.

  28. Pingback: Sillystupidlife » Blog Archive » Jeung, Tolongin Gue Dong…

  29. ehm… emang banyak sih buku2 begitu sekarang di toko buku. mungkin karena FB sedang ngetren, makanya buku tersebut bertebaran. kan sekarang yang penting adalah dimana ada pasar yang terbuka dengan lebar, disitu akan dimasuki.

  30. kerjaan saya di kantor memang programmer tapi begitu di kos turun kasta ngelayani temen yang pengin internet gratis plus diajarin caranya jawab komentar di fb. dasar udah nasibnya jadi orang indonesia.

  31. 1. Gue beli 3. Gue nangis dan nyumpah2 serapah waktu baca isinya…
    2. Para penerbit itu cerdik karena bisa memanfaatkan kebodohan masyarakat…
    3. No comment sebelum ikut workshopnya

    @ Ow

    Kalo cuman 1 ya masih okelah. Tapi waktu gue ke Gramed, ada puluhan buku panduan bermain Facebook yang tebel-tebel. Gue beli dan ANJING isinya cupu banget!!!! TIPU!!! BALIKIN DUIT GUE LOE!!!!

    Gue bisa buat buku panduan facebook kayak gitu ga lebih dari 1 hari. Tinggal translate dari menu Help Facebook dan design cover yang cantik Haha.

    Yang lebih memalukan lagi, ada buku2 panduan membaca Naruto dan One Piece WAKAKAKAKA

    Salut… salut…

    Setuju ama Lex:
    INDONSIAL memang negara SUPER-GOBLOK.
    Ngga usah kasihin Ambalat, kasihin aja tuh seluruh pulau.
    Dijajah aja ama Malaysia, lebih cepat maju kelihatannya…

  32. * Pernah beli buku lokal tentang Facebook? Jika ya, ada gunanya?
    - Tidak sama sekali, padahal kemarin gw baru dari Gramedia. Kaget dengan begitu banyak buku tentang menggunakan Facebook.
    * Orang Indonesia itu goblok, setuju atau tidak setuju?
    Tidak. Karena wajar bagi sebagian orang yang mau pake (terutama Ibu Rumah Tangga) yang asli gaptek banget. Sehingga buku panduan itu wajar. Tapi bisa meledak ampe sgitunya. Hmm…
    * Para penerbit itu goblok karena ga seleksi mutu buku, setuju atau tidak setuju?
    Hmm… klo penerbit ada melakukan research market dulu. Dan merasa buku tersebut memiliki potensi untuk laku. Itu wajar aja, tapi klo hanya karena “trend”. They are definitely stupid.
    * Lex dePraxis itu goblok, setuju atau tidak setuju?
    Hahaha… not at all… akhirnya ada yang nulis tentang ini…

  33. wow, what an interesting article this is
    so far gue se jarang banget beli buku di gramedia secara sekarang uda musim ebook. lagean entah kenapa gue ngerasa kalo kebanyakan buku-buku di gramedia tuh isinya gak semenarik dan gak sepadan dengan covernya (plus di tambah harga bukunya yang lumayan mahal). so jujur gue sempet kaget kalo di gramedia ada di jual buku-buku yang berisi panduan memakai facebook yang isinya itu boleh dibilang sampah menurut gue. Kenapa sampah? karena isinya (menurut penjabaran diatas) dapat dipelajari dengan amat sangat mudah secara otodiak. Terbukti dari banyaknya anak-anak SD kelas 1,2,3,4, dst yang bisa mengakses, mengupdate status, mengupload foto di facebook tanpa membaca buku-buku sampah tersebut.

  34. dari foto dan judul2 buku yg disebutin Lex tadi, ya indon mungkin memang goblok,, dan memerlukan “pemintaran” dari segala sisi. moga Indonesia nggak goblok lg ya, hidup Indonesia!!

  35. semoga Lex dePraxis ini orang Indonesia yang lahir di Indonesia, yang hidup dari bumi Indonesia, karena sudah posting artikel berbahasa Indonesia… karena tulisannya benar2 menggambarkan seperti apa penulisnya sendiri…

    kalau pendapat saya… tentang ‘kegoblokan’ sesuatu atau seseorang… adalah persepsi yang ada di kepala seseorang yang berpendapat itu sendiri… karena dia menggunakan kapasitas pribadinya untuk menilai… jadi kita [atau orang lain] sama sekali tidak bisa berbuat apa2 tentang hal itu… karena kita [atau orang lain] tidak mempunyai kemampuan untuk mengontrol apa yang ada di kepalanya… tapi bisa memberi masukan dengan cara memberi komentar misalnya…

    lalu tentang buku2 FB itu sendiri… well… klo gak perlu ya gak usah beli… klo soal plagiat… well… kita masih selalu pakai barang ‘aspal’ alias bajakan toh? [jujur dddoonnggg... :P ]

    dan pendapat pribadi saya… buku adalah media pencerdasan, seberapa pun dangkal isinya… pasti terkandung informasi di dalamnya…

    tidak semua orang punya akses internet unlimited, tidak semua orang gape dengan google atau yahoo… ada buku yang cupu-pun pasti berguna… karena gak bisa dipungkiri, walopun FB ‘cuma’ media pertemanan pada awalnya, FB sekarang jadi media segala macam koq… yang gak ngerasa harus punya FB-pun jadi harus punya FB karena pengumuman/pemberitahuan tugas dipasang di group di FB misalnya [gak pernah kepikiran ke arah situ kan?]

    dan lagi pendapat saya… terkait dengan isi buku… yaa… tinggal pintar2nya si pembeli aja selektif untuk membeli buku yang dia perlukan, karena penerbit juga melihat animo pasar…

    klo penulis blog ini sempet merhatiin, pas sebelum akhir Maret kemaren… banyak buku tentang pajak pribadi… mahal om harganya, saya beli soalnya… apakah panduan dalam buku itu gak ada dalam panduan dari Dirjen Pajak? ow! bisa dibilang buku itu cuma copy paste… saya pun merasa ‘agak’ menyesal untuk beli… tapi saya merasa bahwa buku itu berguna… kenapa? karena didalamnya ada software untuk mengisi isian pajak [yang mungkin ada juga di website Dirjen Pajak... saya gak ngecek soalnya]…

    jadi… don’t judge the book by its cover… seperti koran yang dijadikan bungkus atau alas… tetep ada informasi yang tertulis didalamnya… jadi hargailah buku dan informasinya…

    semoga dengan banyaknya buku yang diterbitkan, bangsa Indonesia akan jadi lebih PINTAR seperti harapan penulis blog ini… karena dengan banyaknya buku, informasi semakin banyak, pembelajaran semakin tersalurkan kepada bangsa Indonesia…

    *banggalah jadi bangsa Indonesia, kalo bukan kita, siapa lagi yang mau bangga?*

  36. Hmmm….
    kemaren2 ada yang ngurusin trend “blackberry” yang menjamur, sekarang urusin trend “facebook” yang menjadi trend di indo..

    Just one word aj…

    “ngapain ngurusin hal2 yang membuang energi anda?”

    Could you please mind your own business?

    Istilahnya
    Urus diri sendiri aj belum becus, koq ngurusin orang lain??

    wakakaka…. :D

  37. Baru tau ada orang Indonesia yg menilai kapasitas intelektual sesama orang Indonesia dari pengetahuannya ttg facebook. Di luar duniamu yg sempit itu Tika yakin nobody gives a shite about facebook or hitmansystem. Sungguh dangkal kamu, Lex.

  38. uhmmmm…bukankah lebih penting membahas bagaimana membuat orang Indonesia tidak goblok drpd menulis bahwa orang Indonesia goblok yg belum tentu bisa dibuktikan bahwa semua org Indonesia goblok *aduh jadi bingung nulisnya :lol: *, contohnya: anda, anda org Indonesia kan?dan tulisan ini cukup menjadi bukti bahwa anda bukan org goblok, menurut saya…

    aaah lupa…standar goblok g goblok orang kan beda ya :D
    *istighfar krn udah kebanyakan nulis goblok*

  39. entah apa yang njenengan pikirkan saat ini. saya merasa tulisan ini penuh dengan kesombongan, mas. sebagai orang Indonesia, saya merasa malu memiliki saudara seperti njenengan kalau njenengan juga orang Indonesia.

  40. Saya setuju sama Silly…..
    Tidak semua orang Indonesia bisa mengakses internet, oleh karenanya tidak semua orang Indonesia akrab dengan Facebook !
    Apalagi untuk generasi2 yang lebih tua dan tidak akrab dengan internet sebelumnya, juga ABG2 yang baru “melek internet dan pengen maenan Facebook, buku2 panduan semacam itu (mungkin) dibutuhkan. Daripada ngerepotin orang karena nanya2 terus, kan mending beli buku panduannya, toh ?

    Tulisan anda membuktikan bahwa anda tidak cukup cerdas untuk melihat suatu permasalahan dari berbagai sudut pandang, apalagi untuk Indonesia yang kondisi masyarakatnya memang kompleks, DAN SITU BERANI-BERANINYA NGATAIN ORANG INDONESIA GUOBLOK ??!! HELL YEAH….LOOK AT YOURSELF !!

    Salam GUOBLOK Dari Nok Lia
    Perempuan asli Indonesia yang sedang menuntut ilmu di negeri “orang2 pintar” tapi masih merasa perlu banyak belajar

  41. gw SETUJU lu GOBLOK. karena gw yakin lu juga orang indonesia.

    pikir dulu sebelum nulis, bro.

    atau jangan2, ini cuma buat naikin hits lu??? dummy!

  42. @ oz105 : saya setuju , ada sodara gue yang kuliah di LN , punya perusahaan besar tapi gaptek abis , FB aja ngga tau

    jadi mungkin sasaran buku itu orang kaya yang gaptek FBan kali

  43. mang kenapa kalo goblok..??? mending dibilang goblok, jadi bisa belajar lebih banyak daripada dibilang pinter trus bikin kita males buat belajar apa2 lagi(soalnya udah pinterr sih)…. so silahkan pilih title yang paling nyaman bwat lo semua… mau goblok or ngaku2 pinter… :)

  44. * Pernah beli buku lokal tentang Facebook? engga
    * Orang Indonesia itu goblok, setuju atau tidak setuju?
    ada yang goblok, ada yang setuju, dan ada yang tidak setuju, bahkan ada yang ragu2 kalo orang indon goblok
    * Para penerbit itu goblok karena ga seleksi mutu buku, setuju atau tidak setuju?
    setuju, pembodohan massal, dan hanya berorientasi keuntungan
    * Lex dePraxis itu goblok, setuju atau tidak setuju?
    wah kalo ini pastinya tidak setuju. malah Lex adl manusia paling super-talented yg pernah gue liat.

  45. Ya, saya ketawa. Bukan karena buku tsb, tapi karena kedangkalan artikel di atas yg menganggap goblok bagi mereka yg berusaha mencari ilmu karena tidak tahu. Tentu saja anda menganggap mereka goblok, karena anda sdh mengerti ttg FB.
    Sadar ngga, waktu anda belajar Kimia di SMP, waktu belajar tata ruang, geometrika, ilmu2 ekonomi dsb di bangku kuliah, berapa kali tu Guru dan Dosen membatin, “ni muridku kok goblok banget si, ga ngerti2″
    - Anda bisa menyiangi ikan?
    - Anda tahu cara menyetrika baju supaya rapi lipatannya?
    - Anda bisa memakai setrika arang?
    - Anda bisa menyembuhkan sakit ringan dengan tanaman?
    Ngga bisa? GOBLOK BANGET SI LO! NENEK SAYA AJA BISA!!
    Orang itu tdk ada yg goblok bro. Yg ada itu “mereka belum tahu”.

  46. apakah anda org Indonesia…?
    semoga keluarga anda tidak membaca postingan anda ini..

    kita tidak menutup mata kalau facebook sudah menjadi tren.
    Sampai ke pelosok2 desa di negeri kita orang membicarakan facebook.
    Tapi apakah disana ada fasilitas internet..?
    Dan wajar kalau semua orang ingin mempunyai account di facebook, ingin pesbukan.

    Lalu perkataan goblok itu lahir hanya gara2 kita belum melek internet bukan..?
    Tidak ada yang salah dengan bukunya, toh kita belajar darimana saja.
    bukankah itu juga salah satu media belajar.

    Ganyang Indon..? semoga anda blasteran, atau orang yang cuma menetap di Indonesia.
    Karena saya malu jika perkataan itu keluar dari mulut orang Indonesia ASLI…

    dan stop perkataan autis itu, hina sekali anda jika anda mendeskripsipkan semua orang goblok adalah autis.

  47. bagus lex,,, bagus perbuatanmu ini.

    awas hati-hati kata-kata lo yg paling terakhir, “Jadilah penghujat dalam roh dan kebenaran…”

    maksud lo apa? Jangan ngutip2 itu utk tulisan lo yg beginian. Ntar masuk neraka lo! S*tan!!

  48. Lex postingannya diapus aja. Terus buat postingan yang isinya ringan2 aja.
    Si indonenen memang ga suka dicela atau dikritik. Sukanya dipuji pinter2, baek2, ramah2, kaya2 etc…

  49. mmhhhh …
    saya pikir judulnya perlu diubah. kurang pas dengan konteks yang dibahas. gimana kalo judulnya menjadi: orang indonesia yang gak tau FB goblok ! atau, “goblok ! yg beli buku tentang facebook”

    toh, tidak semua orang indonesia membaca atau membeli buku tentang facebook. juga, tidak semua yg beli buku tersebut adalah orang indonesia.

    usul:
    gimana kalo bikin posting: “yang beli buku masakan sungguh goblok ?”

  50. Wah hampir sama nih..Malahan di daerah saya anak SMA yang gaptek (maklum speedy baru masuk desa :-) :-) )
    Waktu itu saya lagi di warnet dan tiba-tiba ada pengunjung (CEWE) masuk ke warnet itu..Dia bilang “di sini bisa bikin facebook gak” :-D :-D , karena penjaga warnet nya lagi gak ada (di ganti ma ibu-ibu mungkin ibunya pemilik warnet), Ibu penjaga warnet itu bilang “ohh saya gak tahu de, soalnya anak saya nya lagi keluar”
    setelah mendngar jawaban si Ibu itu raut muka kecewa terpancar dari mukanya dan dia pun pergi dari situ…

  51. Semakin puas ..
    semakin puas ..
    semakin puas..

    Ada lagi yang ingin mengkritik isi article ini,, ho ho ho(saya saya saya aku aku saya saya)

    sampe-sampe mba tika yg sudah lama g ikut2n, angkat bicara soal postingan ini.

    Lex.. lex.. Jadilah penghujat dalam roh dan kebenaran…” dasar S*TAN.. AKkakakaka, nice waggery from Nastasha Bagudung.

    regards
    afis g praxis

  52. Untuk komentar sebelumnya saya tampaknya salah memasukkan nama. Saya, Sartika Kurniali salah satu penulis buku yang disebutkan di atas, Step by Step Facebook.

    @afis
    Thanks

    @manohara
    Memang sudah kodratnya kalau ada sesuatu yang booming (dlm hal ini fb), maka akan banyak bermunculan orang lain yang ingin dapat keuntungan juga (slice of the pie). Yang muncul belakangan kadang hanya sekedar ingin meraup untung. Memang harus teliti sebelum membeli. Apakah buku tersebut cocok level pengetahuannya dengan yang Anda cari dan berkualitas. Karena buku itu kan targetnya bisa dari pemula sampai advance.

    Rest a sure buku yang saya tulis tidak sekedar translate panduan dari fb sendiri. Jika tidak, tentu buku saya tidak akan bertahan sekian lama di rak buku Gramedia dan masih didisplay. Untuk penilaian saya serahkan saja kepada pembaca buku saya. Selama ini banyak dari mereka kontak saya dan tidak ada yang berkomentar jelek.

    As for you Lex, thanks. Coz for me there is no such thing as a bad publication.

  53. Sedih banget, kok ada orang Indonesia yang mengeneralisasikan bahwa bangsanya sendiri adalah bangsa yang bodoh.
    Secara tidak langsung Anda mencemooh diri anda sendiri karena anda masih bagian dari bangsa ini.
    Saya sedih melihat ada orang-orang Indonesia yang membenci Malaysia dan sebaliknya.
    Kita diciptakan untuk saling membantu, bukan untuk saling menghujat.

    Saya lebih sedih lagi melihat kedangkalan pikiran Anda untuk membentuk streotyping orang Indonesia bodoh. Masing-masing orang tuh berbeda. Saya dan anda pun berbeda.
    Jadi tolong jangan berpikiran dangkal.

    Tetapi saya juga melihat pemikiran anda sebagai kritikan yang membangun. Semoga di kemudian hari, tidak ada lagi orang Indonesia yang malu terhadap bangsanya sendiri.
    Mulai dari diri sendiri, sebarkan ke orang lain.

    :)

  54. Tulisan yang tajam dan nyata.
    Gw juga sering berpikir ktika melihat banyaknya buku yang isinya cuma kumpulan screenshot (ngga cuma buku FB) yang isinya kita mengajarkan sesuatu yang sebetulnya sudah tinggal dibaca.
    Cuman modal mata, dan otak.
    Yang kayaknya banyak rekan sebangsa yang sudah lupa cara menggunakannya.

    Tapi ya itu…
    Balik lagi…
    Sebagai penulis buku, susah juga mengambil sikap “melawan arus”.
    Buku yang bermutu nggak laku.
    Buku yang isinya ngga jelas begitu malah laris bak kacang goreng.

  55. orang indonesia goblok? banyak sih, tapi juga banyak yang gak goblok.
    hm.. buku-buku itu bestseller semua gak? kalau iya, mungkin memang banyak banget yang goblok. tapi kalo buku itu cuma “ada” gak terlalu laku, berarti … *sok misterius* hehe..

  56. satu lagi bro.. generalisasinya terlalu dangkal. kalo baca tulisan ini mata orang akan lumayan “panas”.

    Ternyata orang Indo goblok… karena main Facebook aja sampe perlu buku panduan.

    apakah parameter goblok hanya bisa atau tidaknya main facebook? nggak kan?

    saya setuju sama pendapat borsalino di atas.

  57. Cm mo bilang, jangan menggunakan kata sekasar ‘goblok’ dalam melabeli bangsa sendiri. Cobalah kembangkan sedikit rasa simpati anda. Tidak pantas rasanya menulis posting spt ini jika anda adalah benar2 orang Indonesia. Saya rasa banyak yg kecewa membaca postingan anda ini, tmsk saya.

  58. Hahahaha gw agak beda seh opininya ama elo.. Soalnya yang Goblok bukan yang beli, tapi yang bikin!! Mereka tuh mikir kita semua goblok apa gimana seh? Lagian orang mah belajar itu gampang, kan ada help..

  59. ga bisa memakai istilah yg sopan ya?

    bagai pepatah:
    “Gajah di depan mata tak tampak, tetapi semut di seberang lautan tampak…”

  60. Sombong bgt nih orang.

    Internet di Indonesia ini susah, mahal, lama klo di warnet. Beli? biaya sekolah aja musti muter otak 2 kali.Jadi wajar jika masih banyak orang awam dg internet apalagi facebook. (mungkin anda yg pintar ini bisa ngasih solusi thdp permaslahan ini) Beda ma di negara “orang2 pintar”, yg internet dah merata dan murah.

    Dari sisi penerbit, saat ini yg lg happening kan memang facebook. Pantas lah jika banyak penulis menerbitkan buku yg kira2 akan mendapat respon yg banyak…

  61. well…..
    yang pake facebook, gak salah…
    penerbit buku2 tersebut, gak salah….
    pengarang buku2 tadi, juga gak salah…

    menurut saya,
    yang salah tuh YANG BELI BUKU TSB…
    ngapain dibeli, toh bisa dipelajari sendiri…

    just my two rp. ;)

  62. hmmm… hmmm…hmmm

    Ternyata ada salah satu pengarang buku tersebut sangat tersinggung oleh tulisan LEX de Praxis.

    klo gw bilang sih article lex diatas ga sepenuhnya salah, ada benarnya juga, tapi memang penyampaiannya sedikit rude dan ga semua orang bisa mencernanya.

    contoh; seperti yang gw kutip dari postingan Robert Setiadi :
    “Tapi ya itu…
    Balik lagi…
    Sebagai penulis buku, susah juga mengambil sikap “melawan arus”.
    Buku yang bermutu nggak laku.
    Buku yang isinya ngga jelas begitu malah laris bak kacang goreng”.

    Yah intinya kita semua ini ingin survive/bertahan hidup.

    Gak si LEX yg jualan seminar gaet cewe, atau mba Sartika Kurniali yg juga berprofesi sbg penulis.

    Dan yang terpenting agar smuanya tidak saling menjatuhkan dan masih didalam koridor yang sehat.

    a little bit of advise

  63. hm.. yah.. menurut gw sich ga ada salahnya..
    1. ada orang mencari uang dan berbagi informasi
    2. masih banyak yang belum tahu google, maunya baca buku..
    3. bila bilang orang indonesia goblo* terus.. situ orang apa ^^.
    4. klo masalah buku jenis itu banyak di pasaran (sekarang kita berfikir: ada berapa penerbit di indonesia? ada berapa penulis yang ada di indonesia?)

    semua berhubungan dengan peluang ^^

    setidaknya kita berpikir lebih diplomatis dan luas serta positif ^^

  64. wew.. tentang “pesbuk” sampe segitunya ya. ha haaa.

    btw. klo masalah org indon gaptek permasalahannya orang pinter di indon ga merata, jadi yang pinter walo pun tau klo bikin buku spt itu bisa diketawain sebagian org ato yg udah tau lainnya tetep dia bikin buat narget yg kurang pinter.
    Lain halnya klo diluar yg mungkin hampir semua kalangan setara dalam SDM, jdi mereka bisa saling introspeksi, karena sama2 pinter.

    yah.. begitu lah indon. yg kaya dan yg kuat makin menindas yg kecil dan bod..

    Good article, bisa mengingatkan semua org untuk bangkit.

  65. yang goblok kayanya elo dah yg nulis postingan ini… gmn tdk? coba jawab 1 saja pertanyaan ini… brp sih yg beli buku2 ttg facebook tsb? penduduk indonesia 300 juta coy, mungkin yg beli ada 1%nya? 2%nya? atau lebih? atau kurang dari 1%? kalo gua lebih condong mengatakan sebagian penduduk indonesia adalah goblok termasuk elo… he3x…

  66. Saya mewakili pemuda-pemuda yang melihat sesuatu tidak cuma dari satu sisi.

    Penulis tulisan ini mungkin cuma bisa ngejek atau mengkritik orang lain, tanpa dia sadar sudah kah beliau mengkritik dirinya sendiri ?

    Pembuat buku melihat ada peluang di pasaran sehingga mereka memproduksi buku tersebut, berani berkarya, berani beresiko berbisnis buku. Indonesia butuh orang2 yang BERANI berwirausaha.

    Masalah konten buku yang dianggap “bodoh” karena isinya tentang sesuatu yang dianggap “tidak perlu dipelajari melalui buku”, saya rasa hak pembuat buku. Lagian, apa penulis tulisan ini tau cara promosi efektif bisnis dalam facebook ?

    yaa intinya, kritik diri kita dulu sendiri aja ya, berbuat dulu, baru kita mengkritik orang lain.

  67. Betul!
    Kemarin2 saya mencari buku Charisma Effect di Gramedia Book Store.
    Pas keliling2, sy juga melihat banyak nya buku Facebook di satu meja tsb.

    SO…APA TMN2 DI SINI ORANG INDONESIA?
    LoL

  68. penulis rada goblok…
    banyak buku manual facebook di indo apa berarti orang indo goblok?

    mungkin aja orang2 yang beli itu newbie banget dalam social networking ( ga pernah ngerasain friendster, multiply, etc)

    banyaknya buku2 itu lebih menunjukkan bahwa facebook sedang booming, dan orang2 berlomba-lomba mencoba mengais rezeki dari boomingnya facebook.

    yang terakhir, orang indo tidak melek internet adalah semata-mata karena infrastruktur yang sedang berkembang.

    bertobatlah..buka mata hatimu…

    ps: validasi name dan mailnya kalo bisa pake javascript…ga enak banget mesti pencet tombol back. anda tentu ga pengen dibilang goblok sama orang2 tertentu kan.
    have a nice day

  69. BERKAITAN dengan tulisan loe dlm paragraf terkhir yg “Jadilah penghujat dalam roh dan kebenaran” sebaiknya loe bertobat&minta ampun lex, masa Firman Tuhan km seenaknya kutip dengan kalimat begitu?, dipikir dulu.

  70. Yang goblok nih yang punya blog. Banyaknya buku tentang cara make fb bukan berarti orang Indonesia itu goblok. Itu hanya salah satu cara orang coba cari duit dengan melihat tren fb. Lagipula kalaupun bener ada orang beli buku itu krn dia nggak bisa make fb, justru itu menandakan dia memang berniat belajar, berniat untuk cari tahu. Dan itu sama sekali nggak goblok. Jadi yg goblok itu ya yang punya blog ini.

  71. Orang indonesia itu ndak goblok, tapi gak pinter… ‘eh, sama aja… :D

    Gara-gara facebook mudamudi pada gak berkembang.. kerjaanya cuma mlototin hapenya aja..

    Yang gue heranin.. mengapa Lex depraxis kok begitu kritis ya?? toh biarin aja tuh ada panduan facebookk.. yang penting yang nggunain facebook fine2 aja facebook-an.

  72. Tadi baru aja main ke gramed matraman…ada satu sisi dikhususkan ttg FB.
    Kalaupun baca2 bentar daku cuma scanning asal aja..Bagiku salah satu yang menarik adalah bukunya mas Dirgayuza yang mengenalkan ttg statistic FBML –> yaitu dimana tnyata bisa ngubah desain dari pages di FB.
    Sedangkan kalo gue pribadi, nggak pernah beli buku ttg FB, kecuali bukunya mas Pitra…itupun cuma ingin lihat analisis mas Pitra.
    Then sebenarnya buku ‘how to’ itu udah ada semua kontennya di tools ‘help’ tiap aplikasi/software..tapi yah namanya orang indonesia…pada malas kali yah..baca ‘HELP’

    Nah selain itu kemaren2 daku ngubek2 FB..n menemukan ttg security dllnya…
    Intinya sih..kembali ke manusia Indonesianya…mudah2an tidak lagi malas untuk ‘explore’ sendiri…Nggak lucu kan tiap ada aplikasi atau trend baru selalu muncul buku ‘how to’ nya terus? hehehe…^_^

  73. wah wah wah

    seru bgt ni!!!

    Gw sebenarnya jg gk setuju dengan postingan di atas,tapi klo dipikir-pikir emang Indonesia goblok kok..

    “Tapi yg lebih goblok lagi adalah lo semua yang menentang dengan sangat serius tulisan nya si Lex ini”.

    Gw rasa pasti si Lex lagi ketawa2 baca tulisan-tulisan lo orang yg menentang postingannya di atas.

    Kenapa dy ketawa?
    karena dy telah berhasil membuat lo semua berkomentar panjang lebar.

    si Lex berhasil!

    1.berhasil membuat lo semua terpancing.

    2.berhasil membuat dirinya menjadi terkenal karena tulisan yg penuh kontroversi.

    3.berhasil membuat lo semua melihat iklan dari hitmansystem.(tulisan di atas adalah salah satu cara mengiklankan hitmansystem,karena gk mungkin lo orang cuman baca blog ini,pasti kan lo semua pengen tau hitmansystem tuh apaan sih!?)

    hehehehehe

    kalo lo orang pinter,lo diemin aja tuh tulisan,gk usah ada yg comment pasti kan penulisnya bingung sendiri karena tulisannya
    gk ada yg peduli.

    iya gk?

  74. apa sich yang gak aneh di negara kita? indones kan negara kreatif, kulit buah aja bisa jadi sayur, apalagi sesuatu yang sedang trend dan membudaya… tuch di glodok banyak jam rolex buatan bandung… but any way i like my country and i loved.. so guys.. kenapa kita mau ngasih koment bukan karena promosi lex jet dan key soal hitmansystem, tapi sistem kesadaran kita sendiri lagi ngehit sesuatu yang ternyata kita butuhkan… carfi ndiri broo

  75. so what with stupidity.. =]

    firstLy, ga semua orang terLahir jenius (seperti gw – RedZz)
    kebetuLan aja para penerbit itu cukup pintar untuk meLihat ceLah ini,
    makanya mereka ngeLuar panduan2 dasar FB.
    gw ga setuju kLo u biLang para penerbit itu gobLok.
    they’re just feeding the customers’ wants n needs.
    kLo akarnya memang customers nya ada di LeveL cetek, ya bukunya cetek2 juga donk.
    in fact, kLo bukunya LeveLnya ketinggian, bisa2 yg beLi bukunya paLing cuma satu dua orang. =]

    kLo dibiLang orang indonesia itu gobLok,
    gw ga stuju juga.
    man, gmn pun jg gue orang indo juga..
    jangan biLang gobLok Lah,
    hanya kurang pintar.
    but that’s what we need to keep on Learning n moving forward kan..
    toh Indonesia masih negara berkembang,
    what r u hoping?
    jangan membandingkan dengan negara maju donk,
    bandingkan sesama negara berkembang =]

    terakhir.
    Lex itu gobLok?
    nggak Lah, i think Lex’s Quite a genius.
    but not as genius as me (yet).
    XD gyaaaaaaaahahahahahahahah!
    Lex, hari gini baru bikin FB??
    wakakakakakak~

  76. KALO SEMUA MANUSIA INDONESIA ATAU BAHKAN SELURUH DUNIA ITU KEPINTARANNYA SAMA….
    LANTAS SIAPA YG “PINTAR” ?

    BUAT APA KOSAKATA “PINTAR” & “GOBLOK” ?
    TOH GA BISA DIBEDAKAN SIAPA YG LBH HEBAT.

    JUSTRU KRN ADA KEGOBLOKAN ITU YG JADI OPPORTUNITY BUAT ORG2 PINTAR YG MEMANFAATKAN SITUASI TSB.

  77. kalo penerbitnya orang india sih penerbitnya yang goblok <– maaf, saya tidak suka cara india membodohi indonesia dengan sinetron” rumah produksi mereka
    hehe

    soal gobloknya indonesia itu sendiri, anggaplah mereka belum mau pintar..
    jadilah indonesia (sebagai orang indonesia, saya malu sekali menulis ini) sebagai korban kepintaran orang”…
    hikshiks

  78. namanya juga nyari keuntungan, friendster, blogger, wordpress, juga banyak yang bukunya cuma memuat cara penggunaan.

  79. Postingan yang membankitkan kita untuk segera evaluasi diri, banyak ide yang bisa diambil dari postingan ini. salam action !

  80. +——————————————————————————–+
    |
    | J Says:
    |
    | “Tapi yg lebih goblok lagi adalah lo semua yang menentang dengan sangat serius |

    tulisan nya si Lex ini”.
    |
    | Gw rasa pasti si Lex lagi ketawa2 baca tulisan-tulisan lo orang yg menentang |

    postingannya di atas.
    |
    +——————————————————————————–+

    akhirnya, ada yang nyadar juga ^^

  81. dear Lex,

    Klo dirimu laki2 sejati, posting kesini, jangan nyuruh2 tmn2 or kroco2 lw, utk belain lw dalam kasus ini. Jangan nyamar juga jadi org lain n posting to this article.

    Ditunggu KEJANTANAN lw

    afis g praxis

  82. gue gak pernah beli buku tentang internet. terlebih facebook coz, kalau ada yang susah tanxa aja tante google. <=== setuju, soalnya rata-rata orang kita itu lebih senang bertanya daripada membaca. “di doktrin sama -malu bertanya sesat di dunia maya-” kekekeke

  83. @yahya kurniawan
    apakah itu artinya, penulis sendiri juga punya ketakutan tersendiri, saking ga menguasai bahan,tapi memaksakan diri untuk tetap eksis di kancah perbukuan indonesia, alhasil “buku-buku ga berbobot” yg muncul di gramedia..;0 Begitukah?

  84. sebenernya mungkin bukan goblok.. cuma males, gak percaya diri dan suka diajarin orang daripada nyari sendiri..
    maklum deh.. kita dari jaman sekolah kan udah diajarin terbiasa dengan mencatat pelajaran sekolah yang ditulis bapak/ibu guru di papan tulis, sama persis alias copy paste kemudian hapalkan untuk bahan ujian..

  85. Klo menurutku sie gak goblok kok, justru mereka itu orang-orang yang pintar membaca peluang. Sama aja kan kayak teknik SEO, para master doyan nembak keyword yang lagi rame diomongin, ya gitu juga dengan para penulis dan penerbit, mereka memanfaatkan momen apa yang lagi ngeboom.

  86. kalo basofi sudirman kan punya lagu tidak semua laki-laki… maka respon saya terhadap artikel ini adalah tidak semua orang (indonesia) seperti yang anda katakan…
    kalo menurut saya:
    tulisan yang sangat picik karena melihat segala sesuatu dari sudut pandang anda sendiri (sebagai orang yang (mungkin) sudah tahu tentang fesbuk)…

  87. Buat Bung Lex……

    saya adalah orang yang sesekali mengunjungi website anda, untuk sekedar menambah wacana serta refresing dari kepenatan aktifitas.
    walaupun saya seringkali terkesan dengan tulisan anda, tapi jujur saya sangat prihatin dengan postingan anda kali ini…..

    Mungkin anda memiliki maksud baik dengan hal itu, tapi ketahuilah bahwa anda telah melakukannya dengan sangat tidak bijaksana.
    Anda mungkin lupa, bahwa profesi itu adalah sebuah pilihan, sebuah jalan hidup, Dalam arti orang yang profesional dalam satu bidang seringkali “bodoh” dalam bidang profesi lainnya. mungkin anda bermaksud mendidik atau memberikan “sengatan” ekstrim untuk membangunkan mereka yang anda anggggap “bodoh” ataupun “autis” dalam persepsi anda, karena anda hanya melihat dari sudut pandang profesi dan dunia anda sendiri. Tidak bisakah anda mendidik tanpa harus melukai yang anda didik?,
    Tidak bisakah anda mendewasakan orang lain tanpa harus men”dewa”kan diri anda sendiri?
    Dan terlebih lagi, ini bukan masalah FB, bukan masalah gaptek, bukan masalah goblok dan menggoblokkan. tapi ini adalah menyangkut pelecehan terhadap harga diri bangsa, yang dalam konteks ini sadar ataupun tidak anda telah “meludah” diatas wajah keindonesiaan saya.

    Dari kalimat yang anda tulis diatas, juga telah memaksa saya untuk berfikir.. dimanakah letak nasionalisme, kepedulian, kepemilikan, pengabdian serta dedikasi anda terhadap negeri ini?????
    Tidak peduli apakah anda terlahir sebagai WNI atau bukan, tidak peduli seberapa sering anda bepergian keluar negeri, tidak peduli berapa banyak koleksi pasport yang anda miliki… tapi jangan lupa bahwa kaki anda sedang berpijak dibumi indonesia… dan berapa banyak air dan hasil bumi yang telah anda nikmati di negeri ini??? dan padahal itu semua diproses dan dihasilkan oleh orang-orang yang memiliki kompetensi dan profesi berbeda dengan anda.

    Jangan sampai anda memaksa saya dan orang-orang seperti saya untuk tidak menyukai (bukannya memmbenci) anda seperti kami tidak menyukai MANOHARA dan yang sejenisnya,, yang ketika ada enaknya tidak pernah memberikan kontribusi apapun terhadap bangsa dan negeri ini.. tapi ketika kena masalah terus meraung dan mengiba untuk “diselamatkan” dari “musibah dan bencana” yang ia mulai dengan tangannya sendiri…

    maaf jika berlebihan, tapi saya harap anda dapat menangkap pointnya.

    salam Damai,
    Orang yang selalu berdiri digaris depan pertahanan RI.

  88. YA mungkin kesannya goblok amat masa pake facebook aja perlu buku panduan segala.. tapi banyak org2 indonesia yg emang bener2 kurang terpelajar (spt tidak sekolah maupun kuliah) krn masalah biaya dan spt kita ketahui bersama kuliah dan sekolah adalah tempat kita bersosialisasi. dgn sosialisasi.. kita dapat mengikuti perkembangan secara lbh cepat krn banyak support dan jg scr kita kan juga belajar di sekolah so scr otak kita juga connect dgn teknologi yg beredar d masyarakat. sedangkan bagi mereka yg kurang beruntung tak bisa sekolah mau tak mau ya musti belajar sendiri dan belajar sendiri selalu lbh sulit untuk itu perlu butuh buku pandaun yg remeh tsb.. krn bagi mereka itu sgt berarti meski sangat teramat sederhana… situasi nya bener2 beda jika seandainya pembaca/pembeli buku2 tsb adalah manusia2 sekolahan. Kalao di negara meja infrastruktur memungkinkan org2 tua yg tertinggal teknologi belajar langsung dgn bantuan pekerja perpustakaan yg menyediakna internet gratis

  89. Buat Bung Ken yg fanatik buta tapi sok pinter…

    ANJING, Hari gene masih sok nasionalis???
    *nampar Ken bolak-balik*
    Open ur eyes you little shit! Gara2 orang tolol kayak loe, Indo gak maju2!!

    Coba sekali2 pandang diri anda sendiri sebagai warga bumi bukan sebagai warga indo, anda akan mengerti apa seberapa tolol dan sempitnya comment anda…

    Berani bicara Manohara lagi…

    Manohara: ternyata orang indonesia goblok!
    Haha

    STOP KEBODOHAN!

  90. namanya juga facebook, dah jadi CANDU ! hampir setiap orang yang bisa akses internet pasti punya account facebook (bener gak ya?)..ada yang dulu anti facebook, eh sekarang punya account facebook…gila bener !

    soal indonesia goblok..wah..itu sudah terkondisikan sejak jaman dahulu….malang bener nasib bangsa ini…sampai digoblok2in..huh

  91. emng sih kita nyadar indonesia tuh pada goblok…but apa dengan cara caci maki kegoblokan itu bisa ilang…..atau caci maki itu hanya untuk kepusan batin aja (tanda keputusasaan) melihat realita yang ada??

  92. Oy, Lex…Dikaw jadi toh ke medan….

    Kok gak curhat2….

    Gue juga suka ngakak kalo ngeliat buku2 tersebut…
    Is this necessary?…
    Atau gramedia yang terlalu kelewatan…

    Kadang gue mikir gramedia itu yang mengontrol hampir 80% apa yang kita baca….So i dont like books at there….

    It makes you think you have a small minds if you read the same books as others…

    But its just my 2 cents

  93. bener orng indon memang goblok, saya pernah jadi customer support sebuah perusahaan hosting, stiap kali ada telepone masuk dari orang indon, saya malah bingung mau jawab gimana, soalnya pertanyaannya itu sama sekali nol. tidak tau apa gunanya produk yang sudah mereka pesan…sungguh menyedihkan..

  94. orang orang Indonesia pinter pinter loh, tapi mereka terpaksa pergi dari Indonesia karena memang kepintaran mereka tidak dihargai oleh bangsanya sendiri, Tapi kalo udah cerita cerita cinta yang bullsh*t kaya sinetron sinetron penghancur moral bangsa semua rakyat Indonesia sangat berantusias sekali untuk mempelajari dan menunggu update terbaru beritanya. akhir kata untuk Indonesia *AKU CINTA KAU DAN DIA*

  95. Iya. Di gramedia buku mengenai facebook aj sampai bejibun. Heran. Is that stupid? dan yang parah isinya hampir sama. Ini akibat orang indonesia sering anggap bodoh kaumnya sendiri atau memang suka membodohi kaumnya sendiri? Semoga tidak dua-duanya….

  96. setuju banget bro!!!
    bahkan kayanya Indonesia ini nantinya hancurnya bukannya karena di serang malaysia atau pun di serang amerika tetapi bakalan hancur karena kebodohannya sendiri!
    lihat aja kemaren di jakarta, ada aja orang yang mau mom-BOM dirinya sendiri dan menghancurkan negaranya sendiri.
    kenapa kaga pake BOM NUKLIR aja sekalian, biar semua orang Indonesia jadi martir dan masuk surga!

  97. nie kayaknya buat artikel buat naikin trafik ya. hehehehe. Anda bisa ngetik panjang lebar tentang segala sesuatu menyangkut Indonesia dan bangsanya apa sudah melakukan penelitian sebelumnya ato belom? Apa benar orang yang beli buku panduan facebook itu orang yang goblok? Apa benar orang goblok itu mainan facebook dan beli bukunya? Saya pikir jawabannya belum tentu.

    Anda sampai membuat review 15 judul buku panduan facebook apa sudah membeli semua buku itu dan membaca detail nya atau belom? Saya pikir karena Anda bukanlah golongan orang Indonesia yang goblok tentu Anda mengambil reviewnya dari search engine kan.

    Mungkin Anda adalah salah satu dari sekian dikit orang Indonesia yang pintar. Kalau memang begitu tolong dong kami yang goblok ini menurut Anda dikasih tutorial atau panduan membuka facebook.

    Sekedar informasi aja mas. Saya pernah menulis buku dengan judul 6 Jam Merias Blog. Mungkin Anda bakal mengatakan bahwa orang Indonesia ini lebih goblog lagi. Kenapa juga buat blog harus lihat buku panduan?

    Trus gimana mas biar orang Indonesia yang goblok-goblok ini bisa menjadi pintar kayak Anda? Kami butuh saran. Bosen nih jadi orang goblok di negara Indonesia ini.

    Segoblok-gobloknya saya, saya tetap bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia. Kami Kamu Bersaudara.

  98. Ini kan tanda kalau org indo itu suka sama gosip bukan sama IT… facebook itu kan ladang buat gosip…
    Tapi untungnya saya bukan orag Indo…soalnya sy ini pintar… ha-ha-ha….

    Baru kali ini nemu tulisan yg lugas dan tegas

    Mantap bro…
    Salut ama ente

  99. Gw mewakili salah satu orang Indonesia yang goblok…

    T: Pernah beli buku lokal tentang Facebook? Jika ya, ada gunanya?
    J: Gak pernah, tapi kalo gw beli pasti ada gunanya. Gw tanya sama si Lex deh, sejago apa sih dia tau seluk beluknya Facebook ?

    T: Orang Indonesia itu goblok, setuju atau tidak setuju?
    J: Kalo diri gw sih emang goblok, tapi brarti masih banyak peluang diluar sana untuk gw belajar, jadi dari pada ngaku pinter yang berarti udah jadi goblok karena gak ada yang dipelajari lagi. Kalo orang Indonesia goblok ? Gw setuju, karena orang Indonesia rendah hati, gak pernah ngaku pinter

    T: Para penerbit itu goblok karena ga seleksi mutu buku, setuju atau tidak setuju?
    J: Ya elah.. bisnis bro bisnis… lagian mereka jgua gak rugi

    T: Lex dePraxis itu goblok, setuju atau tidak setuju?
    J: Yang ini gw gak setuju, khan dia pinter. Justru gw dan temen2 gw yang goblok.

    Gw bangga punya temen2 yang goblok FB, karena gw bisa sharing ilmu yang gw punya ke mereka. Kalau temen2 gw pinter2 kayak Lex, gw malah sedih gak bisa sharing ilmu yang ada di otak gw, lagian buat apa sih ilmu disimpen2.. kalo mati juga gak kepake.

    btw, nice post :)

  100. Di dunia ini ga da yg goblok trmasuk indonesia
    .. menurut saya kegoblokan trsebut di sebabkan krena mengikuti nafsu, krena tk bisa mnahan hawa nafsu, orang2 indonesia mnjadi goblok. Seperti halnya krisis yg melanda indonesia saat ini, menurut para ahli indonesia krisis karena banyak anggaran2 yang bocor .. knpa bisa bocor? Sumber daya alam ? kyanya enggak dech ..
    indonesia sudah kaya akan sumber daya alam.
    korupsi ? ya itu dia..
    knapa bisa korupsi?
    jawabanya ialah karena mengikuti hawa nafsu, tdak puas dan bersyukur apa yg telah di dapat.
    kenapa bisa begitu ?
    jawabanya yg paling tepat ialah iman, itu yg membuat indonesia menjadi seperti sekarang .. kurangnya keimanan dan bersandar kepada Allah SWT.
    coba klo beriman .. pasti mereka tau itu bukan haknya dan ga mungkin mereka melakukan itu.
    terima kasih.

  101. dengan banyaknya buku panduan menggunakan facebook ngga berarti kalau orang indonesia itu g****k, itu kan hak masing2 orang untuk membuat buku. gue rasa banyak orang diluar indonesia yang gaptek dan ngga tau cara “main” facebook.

    memangnya yang baca tulisan ini bukan orang2 indo? berarti kalian g****k semua donk? LOL.

    sepertinya tidak sedikit orang yang suka berpikir negatif.. hmm.. peace.. ^^v

  102. menarik…
    yup sekarang lagi ngetrent facebook, ga tua muda semuanya menggandrungi facebook, saya sependapat dgn saudara masa buku2 indonesia mengangkat cara2 facebook padahal kita tahu bahwa facebook kan bisa diubah setingan bahasa indonesianya…..jadi belajar otodidak aja bisa ga perlu beli buku2 panduan facebook segala….trims ya telah membuka mata saya dgn postingan diatas

    salam

    fikri

  103. Wah judul yang bagus dan benar-benar mengangkat nama Indonesia banget.

    Kenapa orang Indonesia disebut goblok karena ada orang goblok yang menghina bangsanya sendiri dan bukan berusaha memperbaikinnya.

    Emang sudah yakin semua orang di dunia ini sudah bisa menggunakan facebook, emang sudah yakin semua orang bisa menggunakan komputer dan tau cara bersurfing atau bermain internet.

    Pernah baca buku-buku for dummies? atau buku pemrograman untuk para pemula? kalo gw bilangnya buku itu nggak berguna karena gw dah bisa, tapi gw nggak bilang goblog orang yang membelinya.

    Jadi kalo ingin membuat sebuah statement coba dipikirkan pake otak. Dan satu hal lo termasuk orang goblok kalo gw baca statemen elo karena lo masih warga negara Indonesia.

    Untuk yang setuju dengan tulisan si penulis di atas gw bakal nyebut lo goblok kalo beli buku-buku yang masih dasar.

  104. NAJIS!
    ORANG INDONESIA BUKAN SEH LOE?
    SEJELEK-JELEKNYA BANGSA KITA, LEBIH JELEK LAGI ORANG YANG NGATA-NGATAIN BANGSANYA SENDIRI.
    SEGOBLOK-GOBLOKNYA ORANG INDONESIA, LEBIH GOBLOK LAGI ORANG YANG NULIS BAHWA BANGSANYA SENDIRI GOBLOK!
    ORANG KAYAK LOE PANTES DIUSIR DARI BUMI INDONESIA!
    BLOGGER MACAM APA LOE?
    NAJIS

  105. Iya tapi kalo semua isi bukunya SAMA PERSIS dan cuman copas dari menu HELP fesbuk, apa nggak kelewatan nih?

    Diusir dari bumi Indonesia? Ehem ehem Sobat ini dunia maya bukan dunia orba. Hati2 orang seperti Anda cepat dimanfaatkan Noerdin Mohammad Top.

  106. saya rasa ada 2 fenomena yang bisa dilihat
    1. bahwa orang indonesia jeli akan peluang bisnis, sehingga ketika ada yang trend langsung bikin panduannya
    2. internet belum memasyarakat di indonesia. dan patut disyukuri bahwa sekarang pembelajaran intenet sudah ada di tingkat sekolah menengah sehingga di generasi yang akan datang tentunya mencari informasi melalui google akan jadi trend
    semoga

  107. Wah!! rame banget nih komennya, kayak di forum aja.
    Btw, dari ujung tulisan diatas yang jadi permasalahan kan, kalu ENTRY ini di baca mang si Malingsia.
    Kalu ane punya komment gini aje deh
    “Kalau emang orang Indo goblok, orang MALINGSIA “BIANGNYE GOBLOK”.

    ye kan? kalau gitu kan, masih mending jadi orang Indo yang goblok dari pade jadi orang MALINGSIA yang udeh “BIANG GOBLOK”, trus suka jadi maling lagi.

    Gitu aje deh

  108. Tak Perlu Heran dengan Indonesia Tercinta kita yang Mayoritas Gaptek dan selalu ketinggalan, dsinilah peran Orang2 Jenius sprti anda dibutuhkan. Long Life Indonesia.

  109. he..he..meskipun judulnya agak ekstrim..tapi sy setuju tuh…masa’ facebook atau fs pake panduan…buat blog pake panduan…perasaan..anak smp aja bisa…ya ga’sich..Thx..n salam kenal..

  110. daripada menghujat bangsa sendiri, memang tak ada jalan lain untuk menjadikan bangsa kita menjadi lebih pintar dari “goblok”-nya yg skarang menurut anda?? sebelum menghujat, lebih baik bercermin diri terlebih dahulu, jangan hanya melihat dari satu aspek, misal FB. lebih baik, coba untuk mengaplikasikan “kepintaran” anda itu pada hal yang positif dan berbudi, misal mengajarkan komputer, internet, FB dsb'y pada anak2 di luar daerah yang mungkin belum pernah merasakan kepuasan dalam berteknologi seperti anda dan teman2 forum anda. sukses selalu! I Love INDONESIA dan tanya dalam diri anda Cinta kah anda pada bangsa ini?

  111. sebenernya kita ga goblok atau bodoh… contohnya ada pak Habibie dgn teori “crack”-nya… trus byk Ilmuwan2 dan engineer handal aseli Indon yg ngendon di negara2 lain… (he he… bis disini ga dpt apa2!!)

    kita cuma ga kuat melawan hawa nafsu…
    hawa nafsu utk segera “terlihat” mapan… maju… canggih… tnp tau esensinya…

    contoh 1 : udah tau jalanan sesak, macet, polusi tapi masih aja pada kredit motor, mobil, daripada naik kendaraan umum.. cuma karena malu ma saudara dan tetangga kalo ga pny mobil…

    contoh 2 : kalo mau lihat sinetron itu baru pa lama, lihat aja HP yg dipegang pemainnya… he he… kalo sinetron thn 2009, berarti HP-nya udah BB-mania dgn keyboard qwerty-nya…

    intinya… kita ga goblok… tp kita malas dan manja… biasa lah… negara tropis, ga ada musim dingin…. jd bisa santai2 terus. kecuali kalo ada gempa bumi ma tsunami….
    salut dgn saykoji dgn lagu “online”-nya yg mengkritik para onliners yg kbanyakan mggunakan internet buat seneng2 doang….

    bro… sista… sebenernya yg plg baik adalah kita “berkaca” dan melakukan perubahan dari hal kecil, dari diri kita sendiri dan saat ini juga…. (he he.. mengutip AA Gym)

    anyway… aku tetep cinta negeriku ini…. dan optimis, kita bs bangkit!!!!

  112. haha
    indonesia dah banyak yang tercandu dengan MALAS
    karena dulu Indonesia belum merdeka
    rata2 kakek moyang kita sudah memiliki tanah yang luas banget
    jadi kerjanya jadi petani tanam sayur,rempah2,sbgnya.

    jadi sesudah indonesia merdeka,
    kakek moyang kita Berpikir dan sekaligus berharap yang melanjutkan pekerjaan tanam menaman adlah anaknya/cucunya

    *jadi ngapain skolah lagi kalo sudah ad harta(tanah yang ber hektar2 luasnya)?
    Mending mending malas2an aja d*

    pikiran kakek moyang kita itu lah yang membuat kita jadi ketularan malas2an
    dan tidak ada minat buat kerja

    Di tambah Indonesia jarang ada yang berpikir untuk menabung
    rata2 pemuda indonesia stiap ada uang,di gunakan untuk membeli miras,rokok,dan alat2 pelengkap yang tidak ada gunanya dengan kebutuhan yang bener2 di butuhkan

    bayangin aja rokok,miras bisa merusak kesehatan
    Rokok juga bisa melemahkan Daya berpikir Otak

    so ngapaen menghabiskan uang untuk mencari penyakit baru?

    coba aja jika orang indo rata2 bisa menabung uang untuk membeli barang2/buku2 yang berguna untuk perkembangan ILMUnya

    indonesia tentu tidak di remehin dengan negara lain kan?

  113. saya tidak setuju dengan penggunaan kata goblok, tapi saya lebih setuju dengan penggunaaan kata malas

    rakyat kita tuh terlalu malas untuk berpikir, mereka hanya mau menimatinnya saja
    pantas saja Indonesia lebih suka ekspor bahan mentah ke luar, karena terlalu malas untuk mengolahnya

    buat bung ow aka ….
    latar belakang saya bukan IT, dan saya baru melek komputer ketika saya kuliah, tapi alhamdulillah saya dapat mengikuti perkembangan tekhnologi, karena saya mau tahu dan belajar, mungkin hal itu yang banyak orang tidak miliki.
    saya pikir kenapa buku bapak tidak di review, mungkin karena buku bapak sudah berada pada jalan yang benar, sementara yang lain masih mencari penunjuk jalan, satu lagi saya akui bapa hebat, kenapa karena sambil menyelam minum air
    berkomentar sekaligus promosi buku bapak.
    hehehe

  114. Logikamu salah mas. Lu bilang indonesia goblok krn masih butuh buku panduan fb, sementara lu sebut-sebut terus tentang buku panduan fbnya dan tidak satupun lu sebut orang indonesia baca buku-buku panduan fb itu. Mungkin orang indonesia gak goblok bos, buktinya masih banyak buku tentang facebook terpajang di rak2 toko buku. Tidak laku, mungkin.

  115. ga bs di pungkiri klo bangsa ini mang bobrok,banyak orang hebat,pintar tp jarang orang yg cerdas,dan ga da orang yg sadar klo kita selalu trus di bodohi dengan bangsa lain dan yg lebih parah nya dengan bangsa sendiri,mungkin pernyataan orang yg satu ini memang sangat tajam untuk menghinakan nama besar bangsa indonesia,menginjak2 nama besar bangsa indonesia,tp apakah kita sadar dengan segala nyata yg terjadi di bangsa ini terlepas siapa dia? atau apa dia orang indonesia? atau di mana rasa nasionalisme orang tersebut kalau memang dia orang indonesia bukan semua itu yg menjadi alasan paling tidak orang ini sudah mencambuk hati dan logika kita untuk,menghardik kita dengan kata2 yg teramat kasar agar kita sadar akan segala nyata yg ada di bumi indonesia…..jangan terus tinggikan ego ga kan ada guna,jangan terus menyangkal padahal kita sangat mengetahui hal sebenarnya,jangan terus berkilah atas kebenaran yg ada….buka mata harfiah dan qalbu kita lebar2 bahwa seperti apakah bangsa kita….kita harus banyak belajar supaya pintar dan alikasikan kepintaran kita untuk membangun bangsa ini……INGAT INI ADALAH PENGHINAAN BAGI SELURUH BANGSA INDONESIA TAPI SEPATUT NYA JG KITA HARUS BERUCAP TERIMA KASIH KEPADA ORANG INI KARENA TELAH MENYADARKAN SAYA PRIBADI SEBAGAI ORANG INDONESIA YG BODOH INI YG HARUS BELAJAR LEBIH BANYAK LAGI TENTANG SEMUA HAL

  116. bukannya goblog gan, kesenggangannya parah banget kalo kata ane, dimana yg pinter semakin pinter, yg bodoh semakin bodoh dan terus ketinggalan.

  117. Kenapa gambar pemimpi Indon di wang seratus ribu Rupiah itu menutu muakanya..?

    Jawabanya..Kerna supaya rakyat Indonseia sendiri tidak mengenali pemimpinnya yang KORAPSI

  118. Ya..Ambalat itu serahkan saja pada MALAYSIA …agar lebih cepat maju. Atau kalau mau ikut sama seluruh SUMATERA..masuk aja kedalam Malaysia…justru orang orang Malaysia asal keturunan nya dari sana.juga.mereka lebih pintar dari orang Jawa yang Korapsi dan kurafat.

  119. Memang Indon ini GOBLOK BANJINGAN TENGGEK…
    Mau buat Bisniss di Indonesia bukannya MUDAH..banyak korapsi..dARI pAK sUPIR HINGGA bAPAK mENTERINYA SENDIRI Harus di suapkan dengan Wang..
    Saya adalah ahli perniagaan Dari Malaysia.

    Osman Ali
    ( T ) 60323313110

  120. Gi mana IndonesiaCELAKA bisa maju….para pememimpin nya KORAPSI semua..Banjingan..

    Osman Ali
    24536 ( staff No. )
    Petronas Carigali Sd. Bhd.
    Tel : 603 23313310
    KLCC, Kuala Lumpu

  121. Mau Ganyang Malaysia ? Indonesia Celaka ? SILAKAN bila bila masa..
    Ingat Konfrantasi dulu..berapa ribu askar Indon MAMPUS di Johore..ditembak seperti ayam ayam kurap dijalanan..oleh angkatan bersenjata Malaysia yg terdiri orang orang keturunan Jawa dan Minangkabau sendiri..BODOH DAN SOMBONG BANGSA KAMU.TERUTAMA ORANG JAWA..Negara yg penuh korapsi. Tidak maju seperti Malaysia. INGAT..ada 3 juta rakyat INdonesia Celaka tinggal di Malaysia…kami bisa PENGGAL LEHER MEREKA bila bila masa.

    Osman Ali
    Petronas Carigali, L14
    603-23313310

    • mank brp bnyak sii orang malysial smpe lo brni ngmong kya gtu…
      kndaraan2 tmpur ngra lo sbrpa bnyak siii di bnding indonesia…
      negara lo tu secuil sekali orang indonesia nyerang tenggelam tu negara lo….
      skrang gni ja waktu piala AFF brlangsung di malaysia banyak orang indonesia hadir karna mreka gk takut apa pun….
      swaktu maen di GBK mana orang2 yg sok berani kaya lo….
      lo tu mirip kaya ANJING bisa nya cuma nge gonggong doank….

    • Gw mw tnya ma orang yg sok brani….
      mank brp bnyak sii orang malysial smpe lo brni ngmong kya gtu…
      kndaraan2 tmpur ngra lo sbrpa bnyak siii di bnding indonesia…
      negara lo tu secuil sekali orang indonesia nyerang tenggelam tu negara lo….
      skrang gni ja waktu piala AFF brlangsung di malaysia banyak orang indonesia hadir karna mreka gk takut apa pun….
      swaktu maen di GBK mana orang2 yg sok berani kaya lo….
      lo tu mirip kaya ANJING bisa nya cuma nge gonggong doank….

  122. mending orang goblok yang ngerasa dan tau dia goblok, maka dia akan belajar,… dari pada orang yang sok pinter tapi ternyata gobloknya terselubung,..

    berharap yang terbaik untuk indonesia kawan,..

  123. SST! jangan bilang-bilang sebenarnya orang indonesia cuma pura pura tidak pintar, tapi sebenarnya pintar koq… Yang goblok justru orang yang percaya kalo orang indonesia tidak pintar, apalagi ditelan mentah-mentah. Memang apa untungnya meyakini bahwa diri Anda sendiri tidak pintar?

  124. Gw suka nih sama ini blog entry.

    Internet itu bukan sesuatu yang bisa dibuat manualnya seperti DVD atau PS2 atau apalah.

    Internet itu adalah suatu kultur, suatu fenomena, lebih dari sekedar penemuan teknologi dan informasi. Percuma ada buku panduan tapi yang baca orangnya norak. Makanya jangan heran banyak banget alay-alay di Facebook yang gayanya NORAK sekali dan sok keren, ditambah dengan tulisan yang 9aK j3l4z (gak jelas). Menurut gw, kalau emang udah berusaha me-utilize facebook tapi ga ngerti-ngerti, saatnya anda keluar dari internet. Atau, berusahalah untuk lebih mengerti.

    Lagipula membuat buku yang kesannya short-term (keren dengan facebook dsb) cuma hanya akan relevan selama beberapa saat, sedangkan kalau buat buku dengan penjelasan mengenai konsep dari facebook itu sendiri, lalu bagaimana membuat facebook menjadi sesuatu yang produktif, itu lain soal.

    Gw sendiri merasa JIJAY dengan istilah 'gaul'. Buat apa gaul tapi tingkah laku ga enak diliat? Buat apa facebook keren-keren tapi isi postingnya sampah semua? Sorry, mendingan ga usah punya account facebook sekalian.

    Catatan terakhir : Cara pakai facebook ada di websitenya sendiri. Kalau ga bisa bahasa inggris, kan facebook kalau tidak salah bisa jadi bahasa Indonesia. Masa ga ngerti juga????

    Buat LexdePraxis : Mungkin istilah 'become a fan' buat orang indo jadinya 'menjadi kipas angin'

  125. Saya memang orang Indonesia, tetapi saya keturunan Yidis (Arab + Yahudi). Menurut saya, tidak semua orang Indonesia itu goblok. Jika saya harus mengelompokan siapa saja yang termasuk goblok di antara orang-orang Indonesia, maka penyelanggara blog ini akan saya kelompokan kedalamnya.
    Jika memang pembuat blog ini genius, ia tidak perlu bikin blog semacam ini karena pekerjaan tersebut hanya membuang waktu! Kerjakan saja pekerjaan lain yang lebih bermanfaat dan tidak perlu membuang waktu ataupun membuang biaya untuk hal-hal semacam ini.

  126. mas, sayang artikel ente gak bermutu… di teliti kualitas pendidikan indonesia jauh lebih maju sekarang… kalo cuma buku ja, jangan di buat ukuran… toh sekarang yang lebih pandai di bidang IT malah indonesia… kalau produk IT memang thailand, malaysia, dan singapura… soalnya tenaga kerja untuk piranti lunak lebih murah di sana.. jadi banyak perusahaan milik investor asing di sana.. urusan hacker,,,,indonesia nomor 1 di dunia…

  127. Orang Indonesia memang goblok, tapi kalau 238 juta orang Indonesia kompak kencing dan berak bareng-bareng pasti negara mu itu (MALINGSIA ANJING) TENGGELAM SAMA KOTORANNYA ORANG INDONESIA…!!!!!

  128. Maaf bro aq cuma mau meluruskan, supaya niat dan tujuan sipenulis sampe dan semoga mnjadi tanggapan yg positif bagi kt orang indomesia, INDONESIA BUKAN GOBLOK tapi PENGGOBLOKAN, Indonesia akan tetap menjadi apa yg anda tuliskan slama penggoblokan tetap meRaja,Pemakan uang rakyat(koruptor),pemerintah yg berhati binatang,….ini semua yg menjadikan kita GOBLOK, Terimakasi sblumnya atas apa yg t'lah anda tuliskn s'moga menjadi acuan kt untuk maju

  129. saluuut…

    Bung atau siapapun anda, anda cukup berani menyatakan bahwa orang indonesia itu pada GOBLOK . Tapi apakah anda tidak merasa malu dengan diri anda???. anda orang pintar anda penuh dengan informasi,coba lihat dong yang lain jangan cuma fokus di Indonesia tok!!!. jangan jangan anda pecinta yang lokal lokal atau diri anda diikat rantai sehingga anda cuma bisa melihat yang ada disekeliling anda saja. Banyak diluar sana negara yang GOBLOK jadi apakah Kata GOBLOK itu menjadi sesuatu yang Wah gitu??? INdonesia menjadi di bawah yang lain gitu???
    sama ketika anda sekolah, kenapa anda sekolah?
    1. pingin bisa !
    2. malu ma yang lain kalo gag sekolah !
    3. dapewt Title dr,msc,phd,dll,alm….
    knapa gag baca koran aja ! lihat Tv,internet, knapa gag beli aja tu title !!!
    ingat mas bung atau siapapun anda.walaupun gag semua kita tahu bukan berarti kita GOBLOK, cuma oranglain aja yang tahu lebih dulu…

    GO-BLOGS mungkin lebih tepat…..

  130. elu bilang goblok? nah elu sendiri ngapain ke indonesia? sekolah apa cari duit or kerja gelap ya? kalau sekolah/kuliah apa elu yg terpintar di kelas? elu goblok kan?

    elu tw gak, di universitas tempar elu, siapa pelajar yg terpintar??? kalau gak tw, jelas banget kegoblokan elu

    tunggu aja tanggal maen nya, kalau bukan skg pasti akan ada GAYANG MALAYSIA!!!

  131. hihi bilang org goblok, tapi lagu rasa sayange, keris, tarian reog ponorogo dan msh byk lagi, di akuin punya elu org? gak salah kebangetan gobloknya, sampe2 ngakuin kepunyaan org lain? itu namanya dah goblok gak tau malu namanya!!!! amit2 malay

  132. cb berbeda tp terlalu ekstrem, mgkn itu bw-an latar belakang pendidikan anda yg ga pernah sekolah INPRES spt kebanyakan rakyat indonesia bs jg anda dari keluarga yg high level, bersyukurlah, tapi “down to earth” pak…

  133. Woyyyy lo kalo mw cari sensasi tunjukin muka lo!!!!!!!!
    gua ga yakin lo orang indo
    dasar lo ga punya otak kalo lo dah pinter adu matematik ma gua lo

  134. klu yang ini ane se7….!! ane indonesia asli n dasarnya miskin banget… tiap hari liat orang ngoceh ngaku pintar n gak mau dikritik… tapi klu maunya ngatain orang atau seluruh dunia GOBLOK paling senang… apalah gunanya kita pintar klu setiap hari lo pada ketemu peminta2 dipinggir jalan, koruptor merajalela, n many more… jangan tutup mata kawan..klu dulu orang perang dah ketahuan musuhnya…klu SEKARANG? bisa2 sodara lo yang korup, ayah lo, paman lo, tetangga lo…nah klu lo smua pada pintar n ngaku indonesia sejati… brani gak lo laporin mereka biar dihukum????????

  135. menurut aku,percuma kita mau memaki atau mendengarkan orang memaki..toh gak akan ada hasil apa-apa..lebih baik kita introspeksi diri, kita indonesia introspeksi diri untuk sesuatu yang lebih baik dimasa depan, buktikan saja kalau kita adalah bangsa yang maju, kreatif dan beradab..jangan mau terpancing emosi..biarkan mereka yang emosi dan semakin emosi karena melihat kita jauh lebih baik..

    untuk malaysia,kalau memang kami goblok, tidak beradab dan tidak maju,lantas apa yang kalian lakukan??bukankah kalian bangsa yang maju??seharusnya bisa dong menghormati setiap pilihan dan pemikiran suatu bangsa lain,bukankah dengan bersikap seperti itu kalian justru merendahkan bangsa kalian sendiri..dengan bersikap seperti itu kalian justru merusak nama baik negara kalian sendiri..bukankah kalian juga membutuhkan TKI??bukankah dulu kalian banyak belajar di Indonesia??jangan menunjuk muka orang lain tapi tertampar wajah sendiri..terimakasih..maaf lahir batin..

  136. eniwei, buku yang paling pertama lo sebutin salah satunya yang ngarang adalah pacar gue. lol.
    but yeah you are right. just for fucking profit buat penerbit.

    *i wish cowok gue ga tw gue nulis komen gini.

  137. buku panduan tentang facebook masih mending, tapi yg sebenernya menunjukkan kebodohan adalah buku2 agama yg judulnya ajaib2 seperti dongeng2, yg anehnya laris banget!! coba deh survey judul2 bukunya.. it shows how backward, supertitious and stupid this nation’s people are!!!

  138. ponakan gw masih klas 4 SD pinter pesbukan, hack profil org utk curi chip poker dia jago.. cheat game lihai.. dia org indon yg esih cuilik… tp pinter…. yg go blog di ajarin ajah… mgkn krn kurang kreatif…

  139. Dalam kekuatan ekonomi (pendapatan perkepala), kesejahteraan, kualitas pendidikan, Indonesia jauh tertinggal dengan negara tetangga Singapura dan bahkan tidak sebanding. Birokrasi dan politik di Indonesia (mohon maaf) jorok dan porno, tapi walau demikian kekayaan alam Indonesia sangat melimpah…
    walau melimpah kalau tidak bisa di manfaatkan sebaik-baiknya untuk mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat semua sia-sia..
    DAN TENTU SAJA …saya orang Indonesia..saya merasa sedih melihat negara yang sedang sekarat ini,
    Kami adalah Pribumi..kami tertib pada setiap antrian.., stop kalau lampu merah, membuang sampah pada tempatnya…
    MEREKA BUKAN PRIBUMI karena hobby korupsi dan menyebabkan rakya menderita…

    salam sejahtera

    surabaya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>