Alasan #1 Wanita Sulit Mendapatkan Pria Berkualitas

Seringkali Anda tidak mengangkat telponnya, bahkan tidak membalas SMS-nya dan Anda tidak pernah mau menghubunginya duluan. Ketika diajak makan malam, Anda selalu berkata, “Nanti aku kabarin lagi..” Si pria menunggu dan menunggu, tapi Anda tidak kunjung memberi kabar karena Anda ingin ia yang menghubungi Anda lagi, agar terlihat seolah-olah ia yang lebih membutuhkan Anda. Dan ketika sedang pergi berdua, Anda sibuk dengan Blackberry dan Facebook, tidak pernah memulai percakapan duluan ataupun bertanya mengenai dirinya.

Semua  aksi ‘jual mahal’ ini Anda lakukan padahal dalam hati Anda tahu bahwa Anda tertarik padanya! Anda ingin agar ia terus mengejar Anda dan berusaha habis-habisan, mati-matian..  agar ia menunjukkan seberapa besar niatnya kepada Anda. Karena Anda sudah begitu terbiasa dengan pria-pria lossy nan ngarep yang mengejar Anda, maka Anda pikir tindakan Anda itu normal. Anda pikir Anda bisa memperlakukan pria glossy yang berkualitas  sama seperti Anda memperlakukan pria lossy.

Tapi Apakah pernah terpikir oleh Anda, apa yang ada dalam benak si pria ketika menghadapi wanita seperti Anda?

Apakah menurut Anda seorang pria berkualitas, yang berkarakter, mapan secara material dan emosional, berprinsip kuat dan memiliki nilai-nilai dalam dirinya, siap menikah dan berkeluarga, seorang pria yang diinginkan oleh banyak wanita, akan bersedia menjalani ujian kekanakan dan egois macam itu?

Apakah dengan bersikap seperti itu Anda pikir Anda dapat masuk ke dalam kategori ‘calon istri idaman’ yang selama ini dicari olehnya?

Jelas tidak! Anda pasti sedang berdelusi jika Anda pikir semua sikap ‘jual mahal’ yang dilakukan secara ekstrim akan menarik pria yang berkualitas dalam hidup Anda.

Dia akan pergi, dan menarik kembali semua kesempatan yang telah diberikannya pada Anda. Lalu seolah-olah Anda tidak melakukan apapun yang membuat dia pergi menjauh, Anda akan menghibur diri Anda dengan berkata, “Tuh bener kan.. dia gak serius. Semua pria memang sama..”

Itu sebabnya selama ini yang tersisa di sekeliling Anda hanyalah pria-pria lossy yang ngarep pada Anda, dan pria-pria yang hanya ingin menjadikan Anda sebagai ‘piala ego’ apabila mereka berhasil menaklukkan Anda. Karena hanya pria-pria itulah yang akan terus memuja, menjilat, mengemis, mengejar habis-habisan dan berusaha mati-matian. Pria-pria yang buta akan keegoisan Anda dan dengan senang hati rela diperlakukan sedemikian rupa.

Dan akhirnya Anda mengeluh pada semua orang, betapa sulitnya menemukan pria berkualitas yang cocok dengan Anda. Saya harap sekarang Anda dapat menyadari betapa absurdnya pernyataan Anda itu!

Dan karena hanya mereka saja pilihan yang ada di depan Anda, maka Anda akhirnya memilih salah satu dari mereka. Mungkin yang paling baik hati, atau yang paling ganteng, atau yang paling mapan secara finansial, dan memaksakan diri Anda untuk menimbulkan rasa cinta dalam hati Anda. Kalau sudah begitu, ada dua kemungkinan yang biasanya terjadi: Anda akan terus menjalin hubungan tanpa rasa cinta, mungkin terus hingga menikah dan berkeluarga; atau Anda akan memutuskan hubungan dan mengulangi lagi siklus di atas.

Sebuah siklus yang melelahkan..

Ingat, saya tidak mendorong Anda untuk menjadi wanita murahan. Sama sekali tidak!

Hanya saja, dengan ‘jual mahal’ secara berlebihan, Anda akan kehilangan begitu banyak kesempatan berharga yang selama ini selalu Anda cari. Apabila Anda ingin menemukan pria berkualitas yang cocok dengan Anda, sangat penting bagi Anda untuk mengkalibrasi kadar ‘jual mahal’ Anda dan memikirkan kembali sikap Anda dalam dinamika romansa.

Bagi para pembaca wanita, pertanyaan saya adalah: apa pelajaran yang Anda dapatkan dari entri blog kali ini? Dan bagi para pembaca pria: apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasi masalah ini?

Apabila Anda merasa tulisan ini dapat membantu permasalahan sahabat, saudara atau kenalan Anda, jangan lupa forward entri ini atau beritahu alamat blog ini pada mereka.

Sahabat Anda,

Kei Savourie

*Semua cerita di blog ini adalah kisah nyata, tapi semua nama disamarkan untuk melindungi privasi orang-orang yang bersangkutan.


Baca juga:

Alasan #2 Wanita Sulit Mendapatkan Pria Berkualitas

Wanita vs. Pria

Popularity: 2% [?]


104 Responses to Alasan #1 Wanita Sulit Mendapatkan Pria Berkualitas

  1. wahhh bener banget tuh banyak dari tmand2 saya yang bgitu…,,bener kata pangeran tian feng nih “sejak dahulu beginilah cinta dritanya tiada akhir(bagi cowk lossy)” hehehe,,,

    Maju terusss MR.Key, u r awesome…..

  2. KEi..

    ini serupa banget sama kejadian beberapa tahun lalu..di tmpt dd angkat gua yg kul di jkt dan tinggal di apartement XXXXXXXX (namanya gua sensorr).

    Jadi inti kelanjutan kejadiannya setelah kira2 kisah jual mahal yg kebablasan berlangsung –saya kisahkan dengan singkat saja–:
    Si cewek TIBA2 mengagetkan semua pihak!DEMI tidak mau menikah dng alasan yg tidak jelasss,dia mengultimatum co nya dng surat kawin kontrak!–dimana udah terlanjur bagi undangan dan agar tidak malu sama relasi bisnis papanya –padahal mereka org2nya ELITE bersanding dng co berotak encer lulusan luar negri, thats crazy dude!..(coyyy,kurang apa lagiii?karir udah jelas,ke luar negri? tinggal pilih..sementara si cewek cantik,mulus,pinter, kayak bintang hongkong!)Lalu,selang berapa lama kemudian setelah sempat mengambang beberapa minggu ,si cewek memaksa co agar tanda tangan kawin kontrak 1 tahun,dan si cewek menulis “tanpa boleh menyentuh,memegang,dll”..and thats stupid!!!

    ya sampe sekarang udah jadi “rahasia” dan org2 tertentu saja kalo yg mereka lakukan cuma sandiwara doank haha..

    wehh..

    cari nafas dulu gua….

    benar2 ajaib!…..

    dan setelah gua baca dan bandingkan dng artikel feminisme yg anda buat,saya jadi HANYA bisa geleng2 kepala dan berkata :”akibat lingkungan,wanita itu terkadang menyusahkan dirinya sendiri ”

    tidak banyak kisah2 seperti ini “diketahui” oleh umum,apalagi saya yg cuma tinggal dipalembang.Sukur2 gua bisa kebuka otak gua,dan gua banyak menyaksikan hal2 tabu di masyarakat,sampe ada bahkan yg cerita ke gua ttg hal beginian dan gua liat sendiri..entah berapa banyak kisah2 “lucu seperti ini” yg telah saya liat dan dengar,namun tabu dibuka di masyarakat,anehnya mereka sudah tau,dan biasanya terjadi di area org2 elite,tp memang tidak semua ,tp BIASANYA loh hwhwhw…

    entah karena mereka terlalu pintar atau terlalu bodoh atau terlalu rumit dan makan karbit seamit2,sehingga otaknya jadi seiprit hwhwh…^.^

    So artikel ini akan saya copy paste kan ke dalam note fb saya,sebarkan dan biar para cewek membaca,terserah mau atau tidak membacanya,yg jelas saya acungin jempol buat anda kk kei..xie xie ni.. :)

    Regrads

    Romi

  3. hemmm,,,,
    gue pernah nemu cewek kayak gitu bro,dan topik ini udah gue bikin opener waktu gue ngehit,dan kebanyak dari mereka emang cuma bisa silent,,,,,
    hehehheheheh…..

    oh iya kalo ada waktu visit my blog bro at
    romanceisgame.blogspot.com

    keep it up man!!!

  4. wah alasan yang logis kei,,
    jual mahal sama saja menutup kesempatan atau memberi peluang yang sangat kecil..

    yah esklusivitas memang meningkatkan ketertarikan tapi ketika sudah melampaui batas bisa berakibat fatal buat para wanita tersebut.

    hahahahaaaaa…
    nice post kei.

  5. nice post bro,,

    sebagai laki2,, saya juga merasa seperti itu.
    semoga saya menemukan wanita yang benar2 saya inginkan dalam beberapa tahun ke depan,,

  6. keren2…gw ad d spupu cwek umur 30 an blm merid2…kyaknya problemnya sama tu….nyari calon yg level nya tinggi banget….mesti d sedbarin k mereka ni….

    keren kei…pandangan baru dalam melihat cewek… bru tw gua….

  7. Oke..
    Tapi kalau soal pria sulit cari wanita yang berkualitas itu disebabkan karena faktor apa_lingkungannya mungkin yg sangat2 sedikit wanita karena rata2 wanita usia produktif pada lari ke kota cari nafkah?

    Mohon penjelasannya Key.

  8. wanita berkualitas??
    hmmmm. I smell Hitwoman Syatem…. ~^^~

    Maju terus Kei, save the WORLD!… :)

    dalam proses menjadi pria berkualitas,
    Kusa Stark

  9. yap bener tuh bro perempuan yang sekolah tinggi,punya jabatan,cantik dia nyari cowo yang lebih tinggi tingkat sosialnya pendek kata cowonya harus lebih dari dia (bro dateng ya ke blog ku dan kasih komentar thanks bro !)

  10. Lho, bukanya wanita tu ada batas kadaluarsanya big brother ? Apa memang pria berkualitas zaman sekarang susah dicari ya ?

    ( Blm ketemu kei kali ya :) )

    Salam dari Jogja bro :)

    jva-marketing.blogspot.com

  11. Ya udah bro…Hitman System kayaknya perlu mengundang Professor pembuat mesin waktu…biar pria-pria glossy bisa balik lagi ke djaman doeloe di mana wanita adalah wanita dan pria adalah pria…siapa tahu kita bisa ketemu bokap dan nyokap kita….(tapi jangan kita jangan jadi orang ketiga di anatara mereka mwehehehe)…
    Iya bro…betul juga nih artikelnya..wanita cuma mau enaknya aja..sekarang sudah susah mencari wanita yang pandai masak, ramah dan tahu bersikap seperti wanita….

  12. wanita model begini pasti akan selalu ada sepanjang umur dunia,dan tugas kita cuma satu “ga usah di pedulikan,cuekin aja” cari aja cewe lain yg bisa melihat kualitas kita,krn sepengalaman gw biasanya cewe begini ujung2nya justru nikah ama pria2 yg biasa.kita adalah pria2 berkualitas tugas mereka dong yg mengejar kita,perasaan gw yg butuh kawin tuh perempuan,tugas kita menikmati kehidupan yg di berikan Tuhan,so..ada yg mau ikut gw bungee jumping hehehehe

  13. Wah wah kebanyakan yang pada comment co co semua y…

    Sejujurnya saya sendiri sedang mencari alasan mengapa orang memutuskan menikah dan bagaimana mereka memiliki keyakinan “He/She is my soulmate”

    Karena secara pribadi uda sering banyak denger pengalaman orang2 disekitar yang menikahi wanita / pria yang salah

    Apakah feeling berperan besar dlm keputusan ini???

  14. Seprti itukah..? apakah setelah jdi cow glossy pun ,kita gak bisa tuk mejinakkan hatinya?
    Bro ..thanks berat buat artikel2 sebelumnya yg udah nyadarin arti cow sebenarnya,
    Btw,apakah anda jg seorang praktisi NLP?
    Di tunggu artikel2 menarik lainnya..
    thanks.

  15. maaf mas kei .. saya sudah pesen AAN sejak tanggal 16 feb tapi hingga sekarang 06-03-2010 belum ada kabar. sedah berkali kali saya email tapi ngak ada respon. mohonbantuannya mas
    maaf jika komen ini salah tempat
    ttd
    dion
    08813173031 ( only sms )

  16. Interesting & insightful article, Kei! you’ve pretty much described me & my current situation as a female. I’ve been told by men that i’m one of those “limited-edition” ladies with those desirable qualities – attractive, smart, independent, with good career. yes, i feel special because i’ve been treated that way most of the time. oh btw, i don’t act like i’m above everyone else nor do i play with my blackberry constantly lho yahh. I try to respect the people whom i’m spending my time with.. :)

    I couldn’t help agreeing with some points in your writing. However, as an old-fashioned girl I still find it nice to be courted by men or when you gentlemen are the ones making the first moves. I don’t need you to pay for me all the time, though it’s nice to be taken care of (especially on the first few dates). BUT if I went out with the so-called high quality guys who strictly follow your HS method (i.e. dilarang membayari wanita, dilarang kontak sering2, dilarang nembak duluan, etc) I would also feel uncomfortable and might become resentful as I wouldn’t feel that special anymore. If you guys withdrew or played ‘jual mahal’ in order to make me feel more attraction and come to you, I could only presume that you’re just not that serious to begin with or losing interest in me. It’s just unromantic if i need to declare my feelings first, rite..? *sigh* Helpp, i also don’t want to end up with lossy guys..!

  17. G dulu pernah pny ce yg suka jual mahal, playing hard-to-get seolah2 karirnya jauuuhhh lbh penting drpd g. Krn susah diajak serius akhirnya g mnyadri bhw ada banyak ce2 single lain di sekeliling g dan MULAI MEMBANDINGKAN ce-jual-mahal dg ce2 lain yg menarik perhatian g (untung ruginya kalo g jd beneran ama dia atau dg yg lain, ha-ha-ha). Bukan berarti ce-ce lain itu pny kelakuan spt ce murahan — klo kita membuka mata dan hati lebar2 kita bs liat lah mana ce yg memang punya kualitas baik tanpa hrs menutup-nutup diri n gak membuat co2 hrs berusaha setengah mati cuma utk bisa dinner ama dia, mis (perhatian: ini berlaku sama buat co2 yg suka jual mahal). Jd g membandingkan kualitas2 baik (dan buruk jg dong) yg ada pd dia dg ce2 lain dan menilai whether it worthed my effort to play her game. Ya stlh pikir panjang pendek akhirnya g rasa gak worth it banget, bikin cape hati dan jiwa. Malah playing hard-to-get bisa membangkitkan kecurigaan jangan2 ce ini menyembunyikan sst yg serius (yg kita cuma bisa tau stlh sah ngucap janji sehidup semati … surprise! dan itu sdh “terlambat”) n memberi kesan ni ce gak PD banget. Dan ce pilihan g jg cukup cerdas utk melakukan apa yg g lakukan (membanding2kan kualitas co2 yg suka pamer, jual mahal, sok cakep, sok pinter dll dan menjatuhkan pilihan bkn berdasarkan hal2 fisik semata). Dia bkn ce yg GAK pny kelemahan, bkn ce tercantik ala Miss Universe tp bwat g she’s pretty and has a good heart and I made the right decision. Sorry curcol.

  18. wow tersentak gw bacanya , ternyata begitu parahnya cewe yang populer dikelilingi cowo lossy , gw harap hitman system bisa merubah paradigma semua cowo lossy agar tidak semakin bertambah cewe-cewe yang demikian.

    thanks kei lo ngingetin gw agar gw juga gak terlalu jual mahal yang akhirnya bikin cewe capek ngejar-ngejar . inilah alasan mengapa gw jomblo karena gw takut memulai duluan , berkat HS gw jadi berani untuk mulai duluan tp gak murahan

  19. Pingback: Alasan #2 Mengapa Wanita Sulit Mendapatkan Pria Berkualitas « Kei Savourie – Think Again – Bicara Tentang Cinta, Dinamika Sosial dan Dunia Sekitar Kita

  20. Pingback: Alasan Wanita Sulit Mendapatkan Pria Berkualitas « BUDI COMPUTER

  21. WOW ! Manatap bro ! G suka ama kata2 lo yg ini,kerenn abizzz ;-)

    “Semua aksi ‘jual mahal’ ini Anda lakukan padahal dalam hati Anda tahu bahwa Anda tertarik padanya! Anda ingin agar ia terus mengejar Anda dan berusaha habis-habisan, mati-matian.. agar ia menunjukkan seberapa besar niatnya kepada Anda. Karena Anda sudah begitu terbiasa dengan pria-pria lossy nan ngarep yang mengejar Anda, maka Anda pikir tindakan Anda itu normal. Anda pikir Anda bisa memperlakukan pria glossy yang berkualitas sama seperti Anda memperlakukan pria lossy.”

  22. dimana2 yg berlebihan memang ga bagus. Gw pikir wanita pada dasarnya memang suka diperhatikan tp kalo yg jual mahal berlebihan kaya gitu mah mang ‘something wrong’ with the woman. Kalo kata cewe barang ga cocok pergi ke toko sebelah…kekeke..

  23. Pingback: Alasan #2 Wanita Sulit Mendapatkan Pria Berkualitas « Uzekune's Blog

  24. Pingback: 3 Mitos Tentang Logika dan Emosi « 27 adalah dua tujuh

  25. Dan diantara tanda2 kebesaranNYA Dia ciptakan pasanganmu dari jenismu sendiri,agar kamu cenderung tenang bersamanya(QS.ARRA’DU verse 21)…bener banget kei,kalau diterapin all the hitman system,maka kitalah sbg pria yg harus menentukan apakah wanita2 tsb emang tergolong jenis yg sekufu(sejenis)dgn kita,tanda2nya scra spesifik,ngerasa tenang gak sewaktu kita sdg brsama wanita itu,kalau gak yah berarti she isnt worth it dan gak se “spesies”dgn pria tsb.wanita yg glossy adalah dia yg mampu mjd “pakaian”utk melengkapi kekurangan pria,dan pria yg glossy adalah dia y mampu utk mjd”pakaian”bagi wanita utk melengkapi kekurangan wanita…thanks banget key,dgn adanya hs dan artikel2nya laksana tulisan R.A.kartini “habis gelap terbitlah terang”…andai kbnyakan wanita memahami betapa Tuhan telah memuliakan mereka dgn menitipkan namaNYA (Ar RAHIM/MAHA PENYAYANG)dlm khdpan mereka yaitu sbtan yg sama utk organ reproduksi mereka(uterus/rahim),mgkn kbnykn dari mrka tdk perlu trlalu jual mahal skdr utk meninggi2kan diri melebihi yg sewajarnya di nilai akal sehat kita sbg pria..thanks a lot key..

  26. Pingback: Senjata Terampuh Wanita Untuk Menaklukkan Pria – Part #1 « Kei Savourie – Think Again – Bicara Tentang Cinta, Dinamika Sosial dan Dunia Sekitar Kita

  27. hay kei.. its nice topic man
    “jual mahal” its the key word..
    kadang gua juga suka merenuung ketika gua lagi mengendarai motor tentang masalah ini..ga tau kenapa, gagasan2 paling cpet keluar kalau lagi naik motor. hehe
    buat tambahan aja, sebenarnya cwe yang terlalu jual mahal tuh insecure… jauh didalam dirinya tersimpan rasa takut yg berlebihan akan semua kejelekan2 yg dia punya diketahui oleh cwo.. jd bukan selalu karena status yg tinggi yang membuat cwe untuk terlalu jual mahal.yg pasti. kasian juga pada akhirnya pabila their full of pretending make the men tired of chasing them..
    but its their choice .. and and every choice has a qonsequences..

    but anyway, its pleasure reading ur article kei.. i hope i can make good artice just like ya did someday.

  28. Karena saya perempuan muslim, saya sangat memuja karakter kelaki-lakian seperti yang dicontohkan oleh salah seorang Nabi dalam agama saya yaitu Rasul Muhammad SAW. Bukan saya bermaksud mengkait-kaitkan unsur SARA dalam topik pembahasan ini, namun Rasul Muhammad saya ambil hanya sebagai contoh tentang idola saya when it comes to seorang laki-laki yang memang memiliki kualitas kelaki-lakian yang sejati.

    Rasul Muhammad adalah pria maskulin yang sangat elegan when it comes to the relationship with his wives. Beliau adalah pria maskulin yang sangat rendah hati, JAUH DARI EGOISME, pria maskulin yang sangat lembut, pria maskulin yang sangat penyayang dan penyabar, pria maskulin yang sangat concern dengan remeh-temeh pekerjaan kerumah-tanggaan (beliau terbiasa melakukan pekerjaan kerumahtanggaan seperti hanya menyapu ataupun mencuci baju dan menjemurnya), sangat menghormati dan menghargai setiap wanita dengan karakter yang bagaimanapun: yang baik, yang manis, yang judes, yang sombong, yang angkuh, yang super woman, yang tipe Carrie Bradshaw (kalau pada jaman beliau sudah ada tipe seperti ini), yang kemudian dengan sifat-sifat kelaki-lakian semacam ini beliau mampu mengajak dan mengarahkan umatnya, laki-laki dan perempuan, ke arah kebaikan, dengan penuh cinta dan ketulusan.

    Karakter Rasul yang demikian ini yang kemudian juga menjadi titik-tolak wanita untuk benar-benar memberikan penghormatan dan kekagumannya pada beliau sebagai seorang laki-laki, dan penghormatan dan kekaguman para wanita ini adalah sangat tulus, sama sekali tidak terpaksa, dilakukan dengan sangat berbangga, dan sangat jauh dengan penghormatan dan kekaguman yang dilakukan hanya sebagai sebuah ‘trik mengalah untuk menang’, ‘trik sesajen’ yang dilakukan seorang wanita untuk dapat dicintai seorang laki-laki. Rasul dengan kemuliaan akhlaknya sebagai seorang pria, tidak memerlukan ‘sesajen’ itu sama sekali untuk bisa merebut simpati dan rasa hormat, cinta dan kekaguman dari wanita.

    Percayalah, semaskulin-maskulinnya seorang wanita, sekasar-kasarnya seorang wanita, apabila ia berhadapan dengan pria yang karakternya mengarah pada sifat-sifat Rasul Muhammad, maka wanita itu akan DENGAN SENDIRINYA akan takluk menyerah pada pria-pria yang SANGGUP MEMBUKTIKAN kualitas kemuliaan karakternya sebagai seorang pria, seperti yang diteladankan Rasul Muhammad tersebut.

    Membaca artikel Kei, saya jadi bertanya-tanya, pria-pria seperti yang digambarkan pada artikel Kei tersebut sepertinya berkarakter ‘reaktif’ jika berhadapan dengan relasinya dengan wanita. Reaktif di sini mungkin bisa digambarkan ‘seanalog’ dengan jargon ‘lu jual gua beli’. Jadi wanita dituntut untuk membuktikan penghormatannya dan kekagumannya dulu kepada pria (sembari tidak sekali dua kali megap-megap karena pria tetap KEUKEUH dengan EGOISME mereka), baru pria akan mencintainya.

    Pria menuntut wanita untuk mau dibimbing dan dipimpin, dan bicara soal kepemimpinan, saya rasa teladan Rasul Muhammad menggambarkan bahwa seorang pemimpin sejati adalah yang melayani dengan aktif, tanpa minta ‘sesajen penghormatan dan kekaguman’ terlebih dahulu, dan dilakukan dengan tulus tentunya, terlepas dari karakter umat (wanita) yang dilayani, mau wanitanya kasar kek, mau suka berantem, suka merajuk, yang baik dan manis atau bahkan yang heroik seperti Xena The Warrior Princess sekalipun, tidak masalah bagi beliau. Beliau tidak terganggu dan tetap PERCAYA DIRI untuk memimpin dan mengajak serta mengarahkan mereka hingga mereka ‘manut’ mengikuti ajaran2 beliau dengan senang hati dan bangga.

    Bila pria-pria seperti yang ada di gambaran artikel Kei itu menuntut wanita agar mau dibimbing dan dipimpin, pertanyaan saya, terpikirkah kalian akan teladan dari Rasul Muhammad (bagi kalian pria-pria yang muslim), atau jika tidak, kemanakah teladan Rasul Muhammad ini ‘menguap’?

  29. Laki-laki ada jual mahalnya juga?
    Saya kok menemukan kenyataan yang sebaliknya dari artikel ini ya.
    Justru laki-laki pun ada yang jual mahal seperti ini. Ini kenyataan yang saya temui langsung karena mayoritas teman-teman saya adalah laki-laki (dari berandalan sampai kantoran), ternyata mereka juga senang curhat tentang pengalaman-pengalaman mereka, khususnya tentang wanita.
    Jadi, jual mahal = wanita = laki-laki?

  30. hehehe…. pria pengamat karakter percintaan memang biasanya lebih fokus pada lawan jenis. Anda yang pria lebih banyak menulis artikel tentang wanita.

    Tapi tidakkah anda sadar, pria jual mahal berlebihan juga banyak. Baik wanita maupun pria ada kalanya memiliki sifat seperti itu yg harus kita tekankan adalah :

    Jangan hanya menyuruh salah satu gender saja untuk mengalah/menurunkan posisi tawar/jual lebih murah.

    kalau dalam pengalaman saya main ke berbagai forum onlen malahan saya lihat pria justru lebih banyak menuntut kesempurnaan. Buktinya :

    1. Banyak user pria yg sebel melihat wanita Indonesia suka sama pria luar negeri ky Justin Bieber padahal mereka sendiri sering bagi” foto, video wanita luar negeri macem Maria Ozawa dengan sesama pria. Pria juga paling sering memamerkan wanita idamannya di depan publik internet. User wanita fine-fine aja tuh.

    2. Pria dari dulu giat mengumpulkan harta. Bahkan cenderung gila harta sehingga harta juga dikumpulkan dengan cara paksa. Tapi anehnya kata matrealistis malah identik dengan wanita. Padahal pria sejak dulu doyan nimbun harta krn pria lebih haus kekuasaan.

    3. Banyak pria yg menyayangkan begitu banyaknya wanita matrealistis padahal pria sendiri banyak yg mata keranjang. Saya lihat forum onlen, benar” berat sebelah. Pria bilang jangan jadi wanita matre tapi mereka sendiri merasa pria mata keranjang itu wajar.

    Bukankah salah kalau anda mencintai seseorang krn harta atau tubuhnya saja. Wanita matre akan meninggalkan pria kaya yg jatuh miskin TAPI pria mata keranjang akan meninggalkan wanita cantik yg jd jelek (krn penyakit atau kecelakaan.

    Tapi yg diumbar kebanyakan adalah tuntutan pria kepada wanita agar tidak matre padahal wanita juga berhak menuntut pria agar tidak jadi mata keranjang.

    …Lagipula bukankah yg lebih doyan harta itu kebanyakan pria ? dari dulu kan sudah terbukti. Kleptomaniak boleh jadi kebanyakan wanita tapi perampok dan koruptor lebih banyak pria. Nah terbukti pria lah yg lebih matre. Kalau pria boleh matre kenapa wanita nggak ?

    Sekali lagi saya katakan, jangan hanya menuntut salah satu gender saja.

  31. Sy jd bertanya apa sy jg termasuk sdh jual mahal..atau sy murahan..

    Sy kenal seorg cwok. Dia rada pendiam, gak ngomong sm org yg gak/kurang dia kenal, tmen cwek terbatas ( bahkan kt tmennya dia gak pernah nge-add cwek di fb ),tp tmen cwoknya sekeliling banyaknya.
    Dan..sayalah yg mulai duluan ngajak ngomong dan nge-add dia di fb. Awalnya dia cuek banget, sy ngerasa banget,tp sy gak peduli, sy selalu ‘PD’ buat ngajak ngomong cwek/cwok sekalipun sy blom kenal. Tp selama 2 minggu ketemu dan sy yg selalu rajin berkicau ( udh bawaan..nasib :P ), dia msh sj cuek, sampai jd kepikiran dan bertekad gak mau ngomong ke dia lg. Gila, sombong amat pikir sy, trus terang baru itu sy merasa malu udh duluan ngajak ngomong ke cwok :( kapok dech sy..

    Kebetulan,setelah hampir 3 minggu kenal akhirnya kami gak ketemuan lg, pisah kantor. Note: Jd kami tinggalnya beda propinsi. Eh si Aneh itu ngirim message ke fb sy :O, kaget banget sy ampe gak hbs mikir knp dia begitu. Jd batal dech cita2 buat ngediemin dia seumur hidup. Begitulah, tiap hr kami hub lwat sms dan kadang pas ada wkt senggang ya chatting.

    Sebulan setengah dari waktu pertama kenal, dia bilang dia suka sm sy. Sy kaget banget yg kedua kalinya dech ampe mikir apa gak salah alamat/org? Cepat amat bilang suka ke sy, bkan apa2 sich, soalnya sy blom ada rasa. Jd wkt itu sy jwbnya dibecandain, lagian sy klo ngomong ke semua temen lbih bnyak becandanya. Jd sy anggap dia cm becanda, bbrp kali begitu tetap gak sy tanggepin serius..ngeri jg klo sy jd GR padahal dia cm iseng dan jg becanda kyak bbrp tmen cwok sy yg lain.

    Setelah itu dia gak pernah bilang kyak gitu lg. Kami makin akrab dan sy mulai merasa nyaman menjd tmennya,merasa kehilangan klo dia gak nongol sehari sj ( mungkin krn udh terbiasa tiada hr tanpa dia :D ) dan sy pasti langsung mencarinya. Gitu jg sebaliknya.

    3 bln berlalu..sekali pas asyik2nya becanda dia bilang lg klo dia suka sm sy dan sy becandain lg yg artinya nolak, abis gimana sy bingung mau bilang apa,>O mau bilang sy jg suka gak bs keluar tuh kalimatnya..semaput mendadak kalee..krn kali ini sy mulai merasa lain..dag dig dug deer..seneng banget dech pkoknya..:D :D :D

    Lalu..5 hr kemudian dia kirim message ke sy dan bilang klo dia ketemu seorg cwek,sekantor, mrk udh akrab, dia suka banget dan kadang ngerasa kangen sm tuch cwek,tp dia gak tahu cwek itu gimana, dan dia nanyain dia mesti gimana.
    Sy merasa mau pingsan ngebaca messagenya itu, sakit sekali hati saya..
    Sy bales messagenya dan sy jwb sambil becanda lg. Sy gak mau kelihatan kecewa..Habis itu sy ngilang dr peredaran, sy bner2 merasa lumpuh..
    Dia ngirim sms ke sy dan nanyain kemana dan kenapa sy. Tp gak sy jwb.

    Akhirnya setelah 2 minggu mati suri, sy bangun lg, walaupun dgn kekuatan yg disambung pakai lem yg artinya pasti bakalan berantakan lg krn lemnya cm selevel Glukol.
    Sy hadapi dia,sy bilang klo sy gak mau lg setiap hr hub dgn dia via apapun krn sy hrs menjaga perasaan cwek itu meskipun sy gak kenal. Dia bilang dia blom bilang apa2 sm cwek itu dan dia gak mau sy merubah keadaan, dia gak jd sm cwek itu, cwek itu gak mau sm dia, dia dan cwek itu gak pernah ada apa2… Hadew..pusing sy ngedengerin penjelasannya yg kyak asinan itu…
    Dia tetap coba ngirim sms ke sy, tiap hr. Tp sy tetap gak mau, sy takut dia bohong. Begitulah akhirnya, dia marah sm sy. Kami gak pernah hub lg.

    Kei, thanks ya, artikelnya bagus2..thanks jg, nyambung gak nyambung dgn artikel di atas, sy udh posting pengalaman sy disini..tolong ksh tanggapan ya Kei, sy jg pengen tahu apa dan kenapa tuch cwok menurut riset km Kei…
    Gbu…

  32. menurut saya pribadi kejadian ini memang telah dan sedang terjadi dalam kehidupan saya, dan saya juga mengetahui bahwa mereka sebenarnya mencintai saya, tetapi mereka sudah sangat terpaku pada idealis “jual mahal” yang tentunya merugikan kedua pihak yaitu dari pihak saya dan pihak wanita yang akhirnya kami hingga saat ini belum pernah jadian karena ego dan jual mahal tadi, ini memang sungguh ironis menurut saya karena sering terjadi seperti ini disaat saya menilai wanita terebut

  33. Wow! Terus terang saya juga sudah pernah mendengar cerita seperti ini dari teman-teman. This is sad.. bisa bayangkan gimana rasanya jadi sang suami? Yang lebih tragis lagi, bisa bayangkan rasanya jadi si wanita?

    Inilah realita dunia di sekitar Anda.. open your eyes and see!

  34. Sebenarnya simple saja. Fenomena yang saya tulis diatas jelas sangat mempengaruhi kaum pria juga, dari sisi yang berlawanan. Akibat ‘jual mahal’ yang berlebihan tersebut, dewasa ini sulit sekali mencari wanita yang benar-benar wanita.

  35. wow,

    LenNa, menarik apa yang anda tanyakan tentang feeling, ok coba kita tanya ke diri kita dahulu, seberapa besar dan kuat kita punya feeling? seberapa sering kita pake feeling? seberapa akurat jika kita pake feeling dalam menentukan keputusan? itu jika anda tanyakan tentang penggunaan feeling dalam peranan keputusan yang anda maksud.

    keep reading this blog, anda akan menemukan jawabanya…trust this!

  36. kalo menurut saya, rasa “menyesal” itu pasti ada. itu wajar.

    contohnya saat anda pengen sebuah hape, anda beli, lalu anda liat di koran, ada hape yang lebih bagus, anda nyesel.. dan bilang salah beli hape…

    diatas langit masi ada langit.. oleh karena itu kita perlu “standar” yang kita terapkan sejak awal. jadi kita tahu kapan yes dan no.

    tapi standar ini jangan terlalu ketat, juga jangan terlalu longgar. karena segala yang terlalu itu tidak baik. hehe..

    dan kalau suda dapet sesuai standard.. bersyukurlah.. meskipun penyesalan bakal muncul.

    Gimsy
    -yang sedang gak respek ama orang yg uda menikah malah bilang pernikahannya salah-

  37. @LeeNa: Dewasa ini, kebanyakan orang memutuskan untuk menikah karena alasan SECURITY. Feelings dan cinta biasanya hanya menjadi nomer kesekian. Saya akan mencoba untuk menulis tentang hal ini nanti.. Thanks buat komentarnya.

    @Galyn: Thanks dah mampir, bro!

  38. It’s always nice to read a comment from open minded women.

    In Hitman System we do teach men to initiate all the moves, simply because it’s our job as men to lead and to bear the risk of rejections. Regarding your objection towards our method (dilarang ini dan itu), actually we never strictly forbid men to do those chivalrous deeds. The key-word is: moderately.

    If you need my help, you can always contact me personally and we can discuss your problems over coffee. Your treat.

  39. Barang gak cocok pergi ke toko sebelah.. memang benar, masalahnya begitu ketemu barang yang cocok pun bakalan ditawar habis-habisan dan bersikap seolah-olah gak pengen sama barangnya biar makin murah tuh barang haha..

  40. Megumi, saya kira penggambaran karakter laki-laki ideal (siapapun dia, apakah dia Nabi Muhammad, Nabi Isa atau nabi-nabi lainnya) adalah “ciptaan” manusia juga.

    Manusia menggambarkan karakter manusia lain menurut fahamnya sendiri, hasil dari pengamatan, pertemanan, persaudaraan, atau mungkin dari dengar cerita orang lain, dan lain sebagainya, dan setiap penggambaran tersebut mengandung biasnya sendiri. Apabila Anda senang menulis, spt fiksi atau biografi, saya kira Anda mengerti maksud saya. Apalagi apabila Anda mengambil jurusan Sejarah sebagai bidang studi Anda, Anda akan lebih mengerti lagi bagaimana seorg sejarawan menulis sejarah.

    Begitupun konsep pria “glossy” ala hitmansystem adalah juga “ciptaan” kelompok yg menamakan dirinya hitmansystem. Mungkin kelompok lain punya pandangan berbeda tentang karakter pria “glossy”. Saya kira karakter ideal adalah diciptakan untuk merespon situasi yang ada pada suatu masa tertentu, dan Anda akan terkejut ketika mendapati bahwa tidak cuma Nabi Muhammad yang punya karakter seideal itu, tapi semua bangsa di dunia (terlepas dari agama yang mereka anut) juga meng-ideal-kan pria dengan karakter demikian, dan Anda akan temui tokoh-tokoh “ciptaan” yang mewakili idealisme suatu bangsa/ grup tertentu yang namanya tidak selalu Muhammad.

    Yang seharusnya jadi bahan perenungan Anda dan saya adalah, apabila semua laki-laki menginginkan wanita dengan karakter yang sangat ideal seperti yang tertulis dalam berbagai kitab suci atau hadits, apakah ANDA sendiri bisa memenuhi SEMUA, atau mungkin 90% dari kriteria ideal tersebut? Misalnya, apakah Anda mau menerima kenyataan dan merelakan suami Anda menikahi wanita lain, dan masih dibawah umur pula (belum mencapai usia 18 tahun, menurut UU Perlindungan Anak di Indonesia maupun internasional).

    Dan tentu saja ini berlaku sebaliknya terhadap pria-pria yang mengidamkan wanita “ideal”. Saya tidak mau terlibat lebih jauh dalam diskusi yang hipotetikal seperti ini, karena saya yakin hal ini hanya akan “mbulet” saja. Saya menghargai prinsip yang Anda pegang mengenai karakter laki-laki idaman, tapi bukankah lebih baik bila KITA SEMUA juga memiliki sikap yang fleksibel yang sesuai dengan arah zaman, kecuali jika Anda dan Kei menginginkan suami atau istri seorang Nabi.

  41. Memang pria juga suka jual mahal, tapi agak sulit bagi mereka untuk lakukan hal ini karena bagaimanapun juga secara sosial pria masih diharapkan untuk menjadi pihak yang aktif dan maju dalam sebuah hubungan.

    Bagaimana caranya untuk maju dan sekaligus jual mahal? Agak-agak paradox, bukan? :)

  42. Waaah.. Tentunya sangat tidak diinginkan hal tsb terjadi bukan… “…pria maskulin yang sangat elegan when it comes to the relationship with his wives..” Diduakan sewaktu pacaran saja namanya sdh tidak menghargai wanita, apalagi ini sdh jadi istri & istrinya buanyaaak… Tentunya namanya bkn pria yg menghargai Istri.

    Dsini qta belajar utk menjadi org yg lebih baik dlm karakter sehingga bs mendapatkan istri yg sesuai jg. Tidak semua pria mampu utk menjadi sempurna, makanya hrs dilatih karakternya. Kalo semua pria seperti Beliau, bs gawat pria2 yg lain gak kebagian istri nantinya :p

    Utk wanita, terlalu jual mahal itu tidak baik. Ada saatnya qta hrs jual mahal & ada saatnya qta hrs kendor #TarikUlur.
    Tp jgn terlalu jual mahal #perawanTua, jg jgn terlalu kendor #WanitaMurahan. Segala sesuatu yg didapat dgn mudah, akan lepas dgn mudah pula. Segala sesuatu yg didapat dgn sangat sangat susah… Takut keburu putus asa & menyerah ditengah jalan.

    Smoga membantu..

    Best Regards,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>